Ancaman lain yang tidak kalah serius adalah perburuan. Di beberapa daerah, Yaki masih diburu untuk dikonsumsi sebagai daging satwa liar. Praktik tersebut telah berlangsung sejak lama dan menjadi salah satu faktor yang mempercepat penurunan populasinya. Selain itu, anak-anak Yaki juga terkadang ditangkap untuk diperdagangkan sebagai hewan peliharaan, meskipun tindakan tersebut melanggar hukum.
Karena laju penurunannya sangat cepat, berbagai lembaga konservasi menempatkan Yaki dalam kategori satwa yang sangat terancam punah. Status tersebut menjadi peringatan bahwa tanpa perlindungan yang serius, spesies ini dapat menghilang dari alam liar pada masa mendatang.
Pemerintah Indonesia telah memberikan perlindungan hukum terhadap Yaki. Perburuan, penangkapan, maupun perdagangan satwa ini dilarang. Kawasan konservasi seperti Tangkoko juga terus diperkuat sebagai benteng terakhir bagi populasi yang masih bertahan.
Selain pemerintah, berbagai organisasi konservasi turut menjalankan program perlindungan melalui penelitian, pemantauan populasi, rehabilitasi habitat, hingga edukasi kepada masyarakat sekitar hutan. Pendekatan ini penting karena keberhasilan konservasi tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada dukungan masyarakat yang hidup berdampingan dengan satwa tersebut.
Pendidikan lingkungan menjadi salah satu langkah yang terbukti efektif. Anak-anak sekolah di Sulawesi Utara kini semakin sering dikenalkan pada pentingnya menjaga Yaki sebagai identitas daerah. Dengan memahami nilai ekologis dan budaya satwa tersebut sejak dini, diharapkan muncul generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam.
Ekowisata juga memberikan harapan baru. Wisata pengamatan satwa liar mampu menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa harus merusak habitat. Kehadiran wisatawan yang ingin melihat Yaki secara langsung mendorong berkembangnya jasa pemandu lokal, penginapan, transportasi, hingga usaha kuliner. Ketika masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dari keberadaan Yaki, mereka memiliki alasan lebih kuat untuk ikut menjaga kelestariannya.
Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB
Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB
Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB
Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB
Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB
Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB
Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB