Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Fauna
»
Detail Berita


Jejak Orangutan Kalimantan, Sang Penjaga Tertua Hutan Hujan Borneo

Foto: Indonesia menjadi rumah bagi tiga spesies orangutan, yaitu orangutan Kalimantan, orangutan Sumatra, dan orangutan Tapanuli
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Selain cerdas, orangutan juga memiliki daya ingat yang luar biasa. Mereka mengetahui kapan pohon tertentu akan berbuah dan mampu mengingat jalur perjalanan menuju lokasi tersebut meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh. Pengetahuan ini diwariskan kepada anak melalui proses belajar yang berlangsung bertahun-tahun.

Masa pengasuhan anak orangutan termasuk yang paling lama di antara mamalia selain manusia. Seekor anak biasanya terus bersama induknya selama enam hingga delapan tahun. Selama periode tersebut, induk mengajarkan cara memilih makanan, membuat sarang, mengenali bahaya, hingga menjelajahi wilayah hutan. Karena waktu pengasuhan yang panjang inilah, orangutan betina hanya melahirkan satu anak setiap tujuh sampai sembilan tahun, menjadikan laju pertumbuhan populasinya sangat lambat.

Keunikan lain terlihat pada pejantan dewasa yang memiliki bantalan pipi besar atau flanges. Bentuk wajah ini menjadi ciri khas pejantan dominan dan berfungsi sebagai daya tarik bagi betina sekaligus penanda status sosial. Suara panjang yang dikenal sebagai long call dapat terdengar hingga beberapa kilometer untuk menandai wilayah kekuasaan maupun menarik pasangan.

Penjaga Hutan yang Tak Tergantikan

Orangutan sering dijuluki sebagai "petani hutan". Julukan tersebut muncul karena perannya yang sangat penting dalam menyebarkan biji berbagai jenis tumbuhan. Setelah memakan buah, biji akan keluar bersama kotoran di lokasi yang berbeda sehingga membantu regenerasi hutan secara alami. Tanpa disadari, setiap perjalanan orangutan membawa harapan tumbuhnya pepohonan baru yang kelak menjadi rumah bagi ribuan makhluk hidup lainnya.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa ratusan spesies tumbuhan bergantung pada penyebaran biji oleh satwa seperti orangutan. Semakin luas wilayah jelajah mereka, semakin besar pula peluang berbagai tanaman berkembang di kawasan baru. Oleh sebab itu, hilangnya populasi orangutan akan memberikan dampak berantai terhadap keseimbangan ekosistem hutan tropis.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Baca Juga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua