Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Arkeologi
»
Detail Berita


Candi Lumbung, Kompleks Buddha Nan Megah di Dekat Kompleks Candi Prambanan

Foto: Sebutan Lumbung berasal dari masyarakat setempat yang melihat bentuk bangunan candi menyerupai lumbung atau tempat penyimpanan hasil panen.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Dari sisi visual, Candi Lumbung menghadirkan suasana yang berbeda dibandingkan kompleks yang lebih ramai seperti Prambanan atau Borobudur. Lingkungannya yang relatif tenang memungkinkan pengunjung menikmati detail arsitektur tanpa keramaian yang berlebihan. Keheningan kawasan ini justru membantu menghadirkan suasana reflektif yang mungkin tidak jauh berbeda dengan fungsi spiritualnya pada masa lalu.

Gempa bumi yang beberapa kali melanda wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah turut memengaruhi kondisi bangunan. Salah satu peristiwa yang berdampak besar adalah gempa tahun 2006 yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah struktur candi di kawasan Prambanan, termasuk Lumbung. Namun berbagai program konservasi berhasil memulihkan sebagian besar bangunan sehingga tetap dapat dikunjungi hingga sekarang.

Sebagai bagian dari kawasan warisan budaya Prambanan, Candi Lumbung memiliki arti penting dalam memahami perkembangan agama Buddha di Indonesia. Kompleks ini menunjukkan bahwa kemegahan peradaban Jawa Kuno tidak hanya tercermin dalam monumen-monumen besar yang terkenal di seluruh dunia, tetapi juga dalam bangunan-bangunan yang lebih kecil namun memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat.

Di antara bayang-bayang Sewu dan Prambanan, Candi Lumbung tetap berdiri sebagai saksi sejarah lebih dari seribu tahun. Kompleks ini mengingatkan bahwa Dataran Prambanan pernah menjadi pusat peradaban yang sangat maju, tempat berbagai gagasan keagamaan, seni, dan arsitektur berkembang secara berdampingan.

Sebagai salah satu kompleks Buddha terpenting di Jawa Tengah, Candi Lumbung menawarkan lebih dari sekadar keindahan arsitektur. Ia menyimpan kisah tentang kejayaan Buddha Mahayana, kecanggihan perencanaan bangunan kuno, serta harmoni budaya yang menjadi bagian penting dari sejarah Nusantara. Hingga kini, warisan tersebut terus hidup melalui batu-batu yang masih berdiri dan cerita yang tetap dikenang dari generasi ke generasi.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Heritage Nusantara

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Heritage Nusantara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Heritage Nusantara

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Heritage Nusantara

Pilihan Redaksi

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Heritage Nusantara

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Perspektif

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Kuliner

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Kuliner

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Kuliner

Baca Juga

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Kuliner

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Kuliner

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kuliner

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Kuliner

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Kuliner

Berita Lainnya

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Kuliner

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Kuliner

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Kuliner

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Kuliner

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Kuliner

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua