Sebagian sejarawan kuliner mengaitkan keberadaan rawon dengan tradisi memasak daging yang berkembang di lingkungan kerajaan dan masyarakat agraris Jawa. Daging sapi pada masa lalu merupakan bahan pangan yang memiliki nilai tinggi dan biasanya diolah untuk perayaan, acara penting, atau hidangan khusus.
Untuk menghasilkan rasa yang kuat sekaligus memperpanjang daya tahan masakan, masyarakat memanfaatkan berbagai rempah lokal yang tersedia.
Dari sinilah kluwek memegang peran penting. Biji buah kepayang yang telah melalui proses fermentasi dan pengolahan ini menjadi bahan utama pembentuk karakter rawon. Kluwek dikenal memiliki warna hitam alami serta aroma khas yang dalam dan sedikit earthy. Penggunaannya memerlukan pengetahuan khusus karena biji mentah mengandung senyawa yang tidak dapat dikonsumsi tanpa proses pengolahan yang tepat.
Kemampuan masyarakat Nusantara mengolah kluwek menunjukkan tingginya pengetahuan tradisional mengenai bahan pangan. Proses fermentasi dan pematangan kluwek dilakukan untuk menghilangkan unsur berbahaya sekaligus menghasilkan rasa yang diinginkan. Setelah matang, isi kluwek memiliki tekstur lembut dan warna gelap yang mudah larut dalam kuah.
Rawon tidak hanya ditemukan di Surabaya, tetapi juga di beberapa daerah lain di Jawa Timur dengan variasi tertentu.
Namun Surabaya dikenal sebagai salah satu pusat popularitas rawon karena kota ini memiliki tradisi kuliner yang kuat serta peran historis sebagai pusat perdagangan dan pertemuan budaya. Dari Surabaya, rawon kemudian semakin dikenal luas hingga menjadi salah satu ikon kuliner Jawa Timur.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 9:10 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Seni Tari Budaya
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB