Kabupaten Sleman di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki banyak destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda bagi para pelancong. Selain kawasan lereng Merapi dan deretan candi bersejarah di wilayah Prambanan, terdapat sejumlah desa wisata yang menghadirkan suasana pedesaan yang masih asri dengan berbagai aktivitas berbasis masyarakat. Salah satu di antaranya adalah Desa Wisata Dewi Sambi yang berada di Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman.
Nama Dewi Sambi merupakan akronim dari Desa Wisata Sambirejo. Desa wisata ini berkembang sebagai destinasi yang menggabungkan keindahan alam, kehidupan masyarakat pedesaan, budaya lokal, serta berbagai aktivitas edukatif dalam satu kawasan. Berada tidak jauh dari kompleks Candi Prambanan dan kawasan Perbukitan Boko, Dewi Sambi menjadi alternatif wisata bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Prambanan yang lebih tenang dan alami.
Berbeda dengan destinasi wisata yang berfokus pada bangunan monumental atau wahana modern, Desa Wisata Dewi Sambi mengajak pengunjung menikmati pengalaman langsung bersama masyarakat. Wisatawan dapat melihat bagaimana kehidupan pedesaan berjalan, mengenal aktivitas pertanian, menikmati kuliner khas, hingga mengikuti berbagai kegiatan budaya yang masih dilestarikan oleh warga setempat. Inilah yang membuat Dewi Sambi memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga, rombongan pelajar, komunitas, maupun wisatawan yang menyukai konsep wisata berbasis pengalaman.
Keunggulan lain desa wisata ini adalah lokasinya yang strategis. Dari pusat Kota Yogyakarta, perjalanan menuju Desa Wisata Dewi Sambi dapat ditempuh sekitar 45 hingga 60 menit, tergantung kondisi lalu lintas. Sementara dari kawasan wisata Prambanan, jaraknya relatif dekat sehingga sering menjadi tujuan lanjutan setelah wisatawan mengunjungi Candi Prambanan atau Tebing Breksi.
Perpaduan Keindahan Alam, Budaya, dan Kehidupan Pedesaan
Salah satu daya tarik utama Desa Wisata Dewi Sambi adalah lanskap alamnya yang masih hijau. Wilayah Sambirejo berada di kawasan perbukitan dengan panorama yang memperlihatkan hamparan sawah, kebun, serta perkampungan yang tertata rapi. Udara yang relatif sejuk dan suasana pedesaan yang tenang memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kawasan wisata perkotaan yang lebih ramai.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:51 WIB