Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Jawa Tengah
»
Kuliner


Nasi Oyek Makanan Tradisional Berbahan Singkong yang Populer di Jawa Bagian Selatan

Foto: Nasi Oyek dijadikan pengganti nasi dan dihidangkan bersama taburan kelapa parut, urap sayur, atau ikan asin
Warta Konsumen Indonesia

Banyumas, Indonesianer.com -- Oyek adalah makanan tradisional berbahan dasar singkong yang sangat populer di wilayah Jawa Tengah bagian selatan, khususnya daerah Kebumen, Banyumas, dan Wonogiri.

Nasi oyek dulu menjadi makanan pokok pengganti nasi beras di masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sekarang dijual secara daring. Makanan yang satu ini namanya oyek. Sebuah produk kuliner tradisional asal tanah Jawa yang berbahan dasar singkong. Oyek biasanya disajikan di atas pincuk daun pisang dengan taburan kelapa parut yang telah diolah dengan bumbu rempah atau kadang hanya cukup ditambahi garam.

Umbi singkong yang dipanen pada usia 12 bulan merupakan bahan baku paling pas karena teksturnya yang masih lembut dan tidak berserat. Cara membuatnya tidaklah sulit. Singkong yang baru dicabut, lalu dikupas, dibersihkan, dan direndam dalam air selama dua hari.

Setelah direndam, singkong ditumbuk hingga halus, lalu dijemur di sinar matahari hingga kering. Sebelum dijemur, tumbukan singkong tadi dibentuk dulu menjadi pipilan kecil-kecil mirip butiran beras. Jika diperhatikan sekilas, raut pipilan singkong tak semerona butir beras. Cenderung lebih pucat dan sedikit cokelat. Supaya bisa dikonsumsi, pipilan singkong ini harus dicuci bersih agar serat-serat singkongnya tak ikut dimasak. Kemudian dikukus sekitar 10 menit. Rasanya sangat khas.

Dalam literasi kuliner tradisional disebutkan bahwa daerah Kebumen, Cilacap, dan Banyumas di Jawa Tengah merupakan asal-muasal berkembangnya oyek. Ada pula yang menyebut oyek tak ubahnya tiwul. Tidak diketahui secara pasti kapan oyek mulai dimanfaatkan sebagai makanan. Hanya saja, oyek mulai sering dijadikan makanan pokok pengganti nasi beras di masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Saat itu masyarakat kesulitan untuk mendapatkan beras sebagai makanan pokok sehari-hari karena harganya yang tak lagi terjangkau serta langka. Singkong pun kemudian dilirik sebagai bahan makanan pokok pengganti nasi, salah satunya dibuat menjadi nasi oyek. Pilihan kepada singkong untuk menggantikan beras cukup beralasan karena tanaman ini mudah ditemui terlebih hampir tiap keluarga saat itu menanam singkong di sekitar pekarangan rumah atau kebun mereka.

Dikonsumsi Jenderal Soedirman

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua