Alhasil, karbohidrat pada oyek akan lebih lambat diserap oleh tubuh sehingga energi yang dihasilkan dapat berlangsung secara terus-menerus. Dengan demikian tubuh menjadi tidak mudah lapar dan terhindar dari kegemukan.
Kembali Digemari
Saat ini oyek kembali naik kelas. Kerinduan masyarakat terhadap kuliner tradisional membuat oyek masuk dalam daftar wajib para penikmat jajanan lawas. Di situs-situs toko daring pun makin marak penjual nasi oyek atau bahan baku untuk membuat makanan unik ini. Mereka melabelnya sebagai beras singkong atau tetap mencantumkan nama oyek sebagai produk yang dijual.
Bahan oyek dijual dalam beragam kemasan, mulai dari 500 gram hingga 2 kilogram. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga Rp30.000 untuk tiap ukuran, jauh lebih mahal dari harga beras.
Di tangan Rosidi, warga Kebumen, oyek tak hanya menjadi nasi. Ia menyulap oyek menjadi beragam kuliner yang mengundang selera. Misalnya, oyek goreng dengan taburan sambal petai nan menggoda atau nasi oyek liwet rempah. Ada juga kue lapis dan puding merah putih dari bahan oyek. Rosidi juga berkreasi dengan terobosan sushi oyek udang dan oyek puding lumpur.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:47 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB