Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Purbakala
»
Sulawesi Selatan


Leang-Leang, Galeri Lukisan Prasejarah Tertua di Indonesia

Foto: Leang-Leang bukan hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia. Penemuan lukisan-lukisan gua di kawasan ini menempatkan Sulawesi dalam peta penting penelitian seni prasejarah global.
Pedoman Media Siber

Maros, Indonesianer.com -- Situs Leang-Leang atau dikenal juga sebagai Taman Arkeologi Leang-Leang terletak di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kawasan ini berjarak sekitar 40 kilometer atau 1 jam perjalanan dari Kota Makassar. Terkenal dengan lukisan prasejarah berusia hingga 40.000 tahun pada dinding gua, situs ini buka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 17.00 WITA.

Di kawasan karst yang menjulang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terdapat gugusan gua-gua alami yang menyimpan salah satu jejak seni manusia tertua di dunia. Kawasan ini dikenal sebagai Leang-Leang, sebuah situs prasejarah yang menjadi saksi bisu kehidupan manusia ribuan hingga puluhan ribu tahun yang lalu. Di dinding-dinding guanya, tergambar lukisan tangan dan hewan purba yang menjadi bukti bahwa manusia prasejarah di Nusantara telah memiliki kemampuan berekspresi simbolik yang sangat awal.

Leang-Leang bukan hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia. Penemuan lukisan-lukisan gua di kawasan ini menempatkan Sulawesi dalam peta penting penelitian seni prasejarah global. Beberapa lukisan di Maros-Pangkep diperkirakan berusia sangat tua berdasarkan analisis ilmiah, menjadikannya salah satu bukti awal keberadaan seni figuratif manusia di dunia.

Kawasan Leang-Leang berada di dalam lanskap karst Maros-Pangkep yang khas, dengan tebing-tebing batu kapur menjulang dan lembah hijau di antaranya. Gua-gua yang terbentuk secara alami di dinding karst ini menjadi tempat perlindungan sekaligus ruang kehidupan bagi manusia prasejarah. Di dalam gua-gua inilah mereka meninggalkan jejak berupa lukisan, cap tangan, serta artefak batu yang hingga kini masih dipelajari oleh para peneliti.

Nama leang sendiri berasal dari bahasa setempat yang berarti gua. Penamaan ini merujuk pada banyaknya gua yang tersebar di kawasan tersebut, masing-masing dengan karakter dan temuan arkeologis yang berbeda. Leang-Leang menjadi istilah umum yang merujuk pada kompleks gua prasejarah di wilayah Maros yang memiliki nilai arkeologi tinggi.

Lukisan Gua yang Mengubah Sejarah Seni Dunia

Daya tarik utama Leang-Leang terletak pada lukisan-lukisan prasejarah yang terdapat di dinding guanya. Lukisan tersebut terutama berupa cap tangan manusia dan gambar hewan yang diduga merupakan fauna yang hidup di wilayah Sulawesi pada masa lampau. Lukisan-lukisan ini dibuat menggunakan pigmen alami yang kemudian melekat kuat pada permukaan batu kapur gua.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Baca Juga

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua