Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
DI Yogyakarta
»
Candi


Candi Sari, Biara Buddha Kuno yang Masih Berdiri Kokoh

Foto: Candi Sari memiliki karakteristik yang unik. Bentuk bangunannya menyerupai sebuah kompleks hunian bertingkat yang dirancang untuk mendukung aktivitas keagamaan sehari-hari.
Pedoman Media Siber

Sleman, Indonesianer.com -- Candi Sari merupakan sebuah situs purbakala yang berlokasi di Dusun Bendan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi ini berjarak sekitar 15,1 km atau dapat ditempuh dalam waktu 30-45 menit berkendara ke arah timur dari pusat Kota Yogyakarta melalui Jalan Laksda Adisucipto.

Di tengah kawasan yang kaya akan peninggalan sejarah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berdiri sebuah bangunan kuno yang menjadi saksi perkembangan agama Buddha di Jawa pada abad ke-8 Masehi. Candi Sari merupakan salah satu candi Buddha terbaik yang masih bertahan hingga sekarang, sekaligus menjadi contoh langka bangunan yang diduga berfungsi sebagai biara atau tempat tinggal para bhiksu pada masa Mataram Kuno.

Berbeda dengan banyak candi lain yang dibangun terutama sebagai tempat pemujaan, Candi Sari memiliki karakteristik yang unik. Bentuk bangunannya menyerupai sebuah kompleks hunian bertingkat yang dirancang untuk mendukung aktivitas keagamaan sehari-hari. Keunikan inilah yang membuat Candi Sari memiliki posisi istimewa dalam sejarah arsitektur dan perkembangan agama Buddha di Indonesia.

Candi ini terletak tidak jauh dari Candi Kalasan, salah satu candi Buddha tertua di Jawa Tengah. Kedekatan lokasi kedua situs tersebut membuat banyak ahli meyakini bahwa keduanya memiliki hubungan erat dalam konteks keagamaan dan politik pada masa Dinasti Syailendra. Candi Kalasan kemungkinan berfungsi sebagai tempat pemujaan utama, sementara Candi Sari menjadi tempat tinggal dan aktivitas para rohaniwan Buddha yang mengelola kehidupan religius di kawasan tersebut.

Meskipun telah berusia lebih dari 1.200 tahun, struktur utama Candi Sari masih berdiri relatif utuh. Keadaan ini menjadikannya salah satu contoh terbaik untuk memahami bagaimana kehidupan komunitas Buddha berlangsung di Jawa Kuno.

Jejak Dinasti Syailendra dan Kehidupan Para Bhiksu

Sejarah Candi Sari tidak dapat dipisahkan dari masa kejayaan Dinasti Syailendra, penguasa yang berperan besar dalam perkembangan agama Buddha Mahayana di Jawa pada abad ke-8 dan ke-9 Masehi. Dinasti ini juga dikenal sebagai pembangun berbagai monumen besar, termasuk Candi Borobudur yang kemudian menjadi candi Buddha terbesar di dunia.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Fauna

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Flora

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Baca Juga

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Berita Lainnya

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Tradisi

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua