Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
DI Yogyakarta
»
Candi


Candi Sari, Biara Buddha Kuno yang Masih Berdiri Kokoh

Foto: Candi Sari memiliki karakteristik yang unik. Bentuk bangunannya menyerupai sebuah kompleks hunian bertingkat yang dirancang untuk mendukung aktivitas keagamaan sehari-hari.
Warta Konsumen Indonesia

Para ahli umumnya menghubungkan Candi Sari dengan Prasasti Kalasan yang berasal dari tahun 778 Masehi. Dalam prasasti tersebut disebutkan pembangunan bangunan suci untuk Dewi Tara serta penyediaan tempat tinggal bagi para pendeta Buddha. Berdasarkan kesesuaian lokasi dan karakter bangunannya, banyak peneliti berpendapat bahwa Candi Sari kemungkinan merupakan kompleks yang dimaksud sebagai tempat tinggal para bhiksu tersebut.

Sebagai sebuah biara, bangunan ini memiliki fungsi yang berbeda dari candi pemujaan biasa. Para bhiksu yang tinggal di dalamnya tidak hanya menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga mempelajari ajaran Buddha, melakukan meditasi, serta mengelola kegiatan spiritual masyarakat di sekitarnya.

Keberadaan biara seperti Candi Sari menunjukkan bahwa agama Buddha di Jawa Kuno memiliki sistem kelembagaan yang terorganisasi dengan baik. Kehidupan religius tidak hanya berpusat pada bangunan suci, tetapi juga didukung oleh komunitas rohaniwan yang menetap dan menjalankan berbagai aktivitas pendidikan maupun spiritual.

Hubungan erat antara Candi Sari dan Candi Kalasan juga memperlihatkan bagaimana kompleks keagamaan pada masa itu dirancang secara terpadu. Tempat ibadah dan tempat tinggal rohaniwan berada dalam satu kawasan yang saling melengkapi, menciptakan pusat kegiatan keagamaan yang aktif dan berkelanjutan.

Keunikan Arsitektur dan Keindahan Ornamen Buddha

Salah satu hal yang membuat Candi Sari begitu menarik adalah bentuk arsitekturnya yang berbeda dari kebanyakan candi di Indonesia. Bangunan ini berbentuk persegi panjang dan terdiri dari dua tingkat. Lantai bawah memiliki beberapa ruangan yang diduga digunakan untuk aktivitas sehari-hari para bhiksu, sementara lantai atas kemungkinan berfungsi sebagai tempat tinggal atau ruang meditasi.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Menyelami Adat dan Budaya Bengkulu, Harmoni Tradisi dan Kehidupan Masyarakat

Menyelami Adat dan Budaya Bengkulu, Harmoni Tradisi dan Kehidupan Masyarakat

Tradisi 13 Jul 2026, 12:55 WIB

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Pilihan Redaksi

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Baca Juga

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Berita Lainnya

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua