Pengurasan kolam dilakukan setiap dua minggu sekali. Kolam dikuras hingga habis airnya kemudian disikat dan dibersihkan dari lumut dan kotoran.
Juru pelihara juga berjaga mengamankan candi setiap waktu untuk mencegah tangan-tangan jahil.
Banyak warga yang berdatangan ke Candi Umbul untuk sekedar berwisata dan untuk keperluan pengobatan. Seperti Sodiwin, warga Grabag yang mengantar ibunya berendam di dalam kolam Candi Umbul, dengan harapan ibunya dapat sehat. Selain itu, ia juga mengajak istrinya untuk sekalian berwisata di sini.
"Hangat airnya, bisa buat ngobati gatal-gatal. Airnya seger dan saya juga sengaja mandi. Kalau saya sudah sering, istrinya saya ajak juga untuk wisata," katanya.
"Kalau saya mengantar anak wisata, main ke Candi Umbul. Kami belum pernah ke sini, ingin mencoba bagaiman rasanya," kata pengunjung lain, Musdalifah (40), warga Bongso, Kalikutho, Grabag, Magelang.
Kini Candi Umbul sudah dibangun dengan bagus. Dulu jika pemandian tidak terdapat tembok, sekarang sudah dibangun tembok atau pagar di sekillingnya.
Museum
29 Mei 2026, 15:43 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:32 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:22 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:15 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:08 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:00 WIB
Perspektif
28 Mei 2026, 17:16 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:57 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:54 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:53 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:52 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:51 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:48 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:45 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:44 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:43 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:42 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:34 WIB