Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Maluku Utara
»
Geoheritage


Gua Bawah Tanah Bokimoruru, Keajaiban Sungai Purba di Perut Karst Halmahera

Foto: Kawasan ini menjadi destinasi ekowisata unggulan dengan keunikan sebagai salah satu sistem gua sungai bawah tanah terpanjang di Indonesia.
Warta Konsumen Indonesia

Halmahera Tengah, Indonesianer.com -- Gua Bawah Tanah Bokimaruru juga dikenal sebagai Goa Boki Maruru atau Gua Batu Lubang adalah sistem gua sungai bawah tanah alami yang terletak di kawasan karst Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Di bagian timur Teluk Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terbentang sebuah bentang alam karst yang masih menyimpan banyak misteri geologi. Di balik deretan bukit batu gamping yang diselimuti hutan tropis, terdapat salah satu sistem gua bawah tanah paling mengesankan di Indonesia, yaitu Gua Bokimoruru atau sering pula disebut Gua Batu Lubang Bokimoruru. Kawasan ini berada di sekitar Desa Sagea dan menjadi salah satu destinasi alam yang semakin dikenal karena perpaduan antara keindahan lanskap, kekayaan geologi, serta keberadaan sungai bawah tanah yang mengalir sepanjang tahun.

Berbeda dengan gua wisata yang didominasi lorong pendek atau ruang bawah tanah yang mudah dijelajahi, Bokimoruru merupakan sistem perguaan yang jauh lebih kompleks. Lorong-lorongnya terbentuk secara alami selama jutaan tahun melalui proses pelarutan batu gamping oleh air. Proses geologi tersebut menciptakan jaringan sungai bawah tanah, ruang-ruang gua berukuran sangat besar, hingga berbagai ornamen gua yang masih terus berkembang hingga sekarang.

Nama Bokimoruru sudah lama dikenal di kalangan peneliti gua dan speleologi. Sejumlah ekspedisi yang dilakukan sejak dekade 1980-an berhasil memetakan sebagian sistem gua ini. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa Bokimoruru merupakan salah satu sistem gua terpanjang di Pulau Halmahera, dengan panjang lorong yang telah dipetakan mencapai lebih dari tujuh kilometer. Beberapa publikasi terbaru bahkan menyebut hasil pemetaan yang lebih panjang, menunjukkan bahwa eksplorasi kawasan ini masih terus berkembang.

Meski demikian, daya tarik Bokimoruru tidak semata-mata terletak pada panjang lorongnya. Keunikan sebenarnya justru berada pada hubungan erat antara bentang alam karst, sungai bawah tanah, hutan tropis, dan kehidupan masyarakat sekitar. Seluruh unsur tersebut membentuk satu kesatuan ekosistem yang sangat khas dan jarang ditemukan dalam kondisi yang masih relatif utuh.

Bagi wisatawan yang datang ke Sagea, pengalaman pertama biasanya dimulai dari aliran Sungai Sagea yang terkenal dengan airnya yang jernih. Sungai ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari sistem sungai bawah tanah Bokimoruru yang muncul kembali ke permukaan melalui mulut gua. Air yang keluar dari celah batu kapur tersebut mengalir membentuk sungai berwarna biru kehijauan, terutama ketika kondisi cuaca sedang cerah dan tidak terjadi peningkatan sedimen di daerah tangkapan airnya.

Di depan mulut gua terdapat hamparan pasir dan bebatuan yang oleh masyarakat setempat dikenal sebagai Buleu. Kawasan ini menjadi lokasi favorit pengunjung untuk menikmati panorama sungai, berenang, maupun sekadar bersantai menikmati udara yang sejuk. Perpaduan antara dinding batu kapur, vegetasi hijau, dan air yang mengalir tenang menciptakan pemandangan yang berbeda dari kebanyakan objek wisata sungai di Indonesia.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua