Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Maluku Utara
»
Geoheritage


Gua Bawah Tanah Bokimoruru, Keajaiban Sungai Purba di Perut Karst Halmahera

Foto: Kawasan ini menjadi destinasi ekowisata unggulan dengan keunikan sebagai salah satu sistem gua sungai bawah tanah terpanjang di Indonesia.
Warta Konsumen Indonesia

Warisan Geologi yang Terbentuk Selama Jutaan Tahun

Keindahan Bokimoruru merupakan hasil perjalanan geologi yang sangat panjang. Kawasan karst Sagea terbentuk dari batu gamping yang berasal dari endapan laut purba. Selama puluhan juta tahun, batuan tersebut mengalami proses pelarutan akibat air hujan dan air tanah sehingga membentuk bentang alam karst yang sangat berkembang, baik di permukaan maupun di bawah tanah.

Di permukaan, bentang alam karst ditandai oleh perbukitan batu kapur, cekungan alami, serta lubang-lubang tempat air masuk ke dalam tanah yang dikenal sebagai sinkhole atau ponor. Air yang menghilang melalui celah-celah tersebut kemudian mengalir di bawah permukaan, membentuk sungai bawah tanah yang pada akhirnya muncul kembali di mulut Gua Bokimoruru sebagai Sungai Sagea.

Di dalam gua, proses geologi menghasilkan ruang-ruang bawah tanah yang sangat luas. Atap dan dinding gua dipenuhi berbagai ornamen khas kawasan karst seperti stalaktit, stalagmit, pilar, flowstone, hingga gourdam. Menariknya, banyak ornamen tersebut masih aktif tumbuh. Hal ini terlihat dari tetesan air yang terus mengalir melalui batu kapur dan secara perlahan mengendapkan mineral, sehingga pembentukan ornamen masih berlangsung hingga sekarang.

Sebagian lorong Bokimoruru berupa sungai bawah tanah yang berarus cukup deras. Pada musim hujan, debit air dapat meningkat sehingga penelusuran ke bagian dalam gua memerlukan keahlian khusus serta perlengkapan keselamatan yang memadai. Oleh karena itu, aktivitas penelusuran gua atau caving di Bokimoruru tidak dapat disamakan dengan wisata gua biasa yang telah dilengkapi jalur permanen.

Selain nilai geologinya, kawasan karst Sagea juga memiliki arti penting dari sisi hidrologi. Sungai bawah tanah yang mengalir di dalam sistem perguaan menjadi sumber air yang sangat berharga bagi lingkungan sekitarnya. Air yang keluar dari mulut gua dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bagian dari kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung kehidupan berbagai organisme yang bergantung pada ekosistem sungai tersebut.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua