Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Kuliner
»
Detail Berita


Coto Makassar, Kuliner Berempah yang Menyatukan Tradisi Sulawesi Selatan

Foto: Coto Makassar merupakan bagian dari kehidupan sosial dan budaya yang telah hadir selama berabad-abad.
Pemasangan Iklan
Oleh : Puji Kriswindarti

Coto Makassar juga memiliki hubungan erat dengan tradisi makan bersama. Hidangan ini sering disajikan dalam pertemuan keluarga, acara sosial, hingga perayaan tertentu. Menikmati coto secara bersama-sama menciptakan suasana akrab dan memperkuat hubungan antaranggota komunitas. Dalam budaya Bugis-Makassar yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan penghormatan kepada tamu, menyajikan makanan hangat seperti coto menjadi bentuk keramahan yang penting.

Pendamping coto memiliki makna tersendiri dalam tradisi lokal. Ketupat menjadi pasangan yang paling umum ditemukan, namun masyarakat Sulawesi Selatan juga mengenal burasa, yaitu olahan beras yang dimasak dengan santan lalu dibungkus daun pisang. Burasa menghadirkan rasa gurih yang menyatu secara alami dengan kuah coto.

Selain itu, sambal tauco dan perasan jeruk nipis sering ditambahkan untuk memperkaya rasa. Kehadiran pelengkap tersebut menunjukkan bahwa Coto Makassar tidak dibangun dari satu rasa dominan, melainkan dari keseimbangan antara gurih, rempah, dan sentuhan segar yang saling melengkapi.

Bagi banyak orang Makassar, coto juga berkaitan dengan kenangan personal. Aroma kuah yang mengepul sering mengingatkan pada masa kecil, sarapan bersama keluarga, atau kunjungan ke warung langganan yang telah berdiri selama puluhan tahun. Ikatan emosional semacam ini menjadi alasan mengapa coto lebih dari sekadar hidangan tradisional.

Popularitas Coto Makassar tidak hanya berkembang di Sulawesi Selatan. Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan tradisi merantau, hidangan ini mulai dikenal di berbagai kota Indonesia. Warung coto bermunculan di luar Makassar, memperkenalkan rasa khas Sulawesi kepada masyarakat yang lebih luas.

Coto Makassar dalam Dunia Kuliner Modern dan Identitas Kota



Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Perguruan Tinggi Swasta Dituntut Lebih Agresif dan Inovatif Menarik Calon Mahasiswa Baru

Edukasi

Strategi Efektif Meningkatkan Omzet UMKM Lewat Advertorial Media Online

Ekonomi

Pentingnya Kehadiran Orang Tua Dampingi Mahasiswa Menuju Masa Depan

Edukasi

Prospek Lulusan dan Dunia Kerja, Menyiapkan Karier Mahasiswa di Era Kompetitif

Edukasi

Tips Memilih Program Studi Terbaik 2026, Panduan Lengkap untuk Calon Mahasiswa

Edukasi

Pemasangan Iklan

Pilihan Redaksi

10 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2025

Edukasi

KEK Industropolis Batang, Kawasan Industri Manufaktur Modern yang Berkelanjutan

Ekonomi

KEK Edukasi, Teknologi dan Kesehatan, Pusat Pendidikan dan Inovasi Asia Tenggara

Ekonomi

KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam Miliki Fasilitas Medis Setara Singapura dan Malaysia

Ekonomi

KEK Likupang, Destinasi Wisata Maritim Unggulan Kelas Dunia di Sulawesi Utara

Ekonomi

Pemasangan Iklan

Baca Juga

KEK Tanjung Sauh Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Elektronik Indonesia

Ekonomi

KEK Singhasari Fokus Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital dan Kultural

Ekonomi

KEK Batam Aero Technic Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Aviasi di Asia Tenggara

Ekonomi

KEK Morotai, Motor Penggerak Industri Pariwisata dan Perikanan Indonesia Timur

Ekonomi

KEK Galang Batang Dikembangkan Sebagai Pusat Industri Pengolahan Bauksit

Ekonomi

Pemasangan Iklan

Berita Lainnya

KEK Arun Lhokseumawe Berpotensi Jadi Basis Pengembangan Industri Energi Nasional

Ekonomi

KEK Sei Mangkei, Pusat Hilirisasi Sawit dan Karet dengan Infrastruktur Modern

Ekonomi

Indonesia Pemimpin Dunia dalam Konservasi Biodiversitas melalui Proyek Enable dan Spare

Peristiwa

Dr. Teuku Syahrul Ansari, Akademisi, Praktisi Hukum dan Penggerak Business Judgement Rule di Indonesia

Inspirasi

KEK Nongsa Digital Park Batam, Pijakan Digital Bridge Indonesia di Asia Tenggara

Ekonomi

Pemasangan Iklan
Eksplorasi
Lihat Semua