Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Kuliner
»
Detail Berita


Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Foto: Nasi Tutug Oncom adalah kuliner tradisional khas Sunda, Jawa Barat, dan secara spesifik berasal dari Tasikmalaya
Pemasangan Iklan
Oleh : Puji Kriswindarti

Keistimewaan nasi tutug oncom terutama terletak pada rasa oncom berbumbu yang dicampurkan langsung dengan nasi. Proses ini tampak sederhana, tetapi memerlukan pemahaman terhadap keseimbangan rasa dan tekstur.

Oncom biasanya dihancurkan terlebih dahulu sebelum ditumis bersama bawang merah, bawang putih, cabai, kencur, dan garam. Sebagian resep menambahkan daun bawang atau rempah lain sesuai tradisi keluarga. Penumisan dilakukan hingga aroma oncom berubah menjadi harum dan rasa fermentasinya menyatu dengan bumbu.

Tahap memasak ini sangat penting karena menentukan karakter akhir hidangan. Oncom mentah memiliki aroma khas yang cukup kuat, tetapi setelah ditumis dengan benar, aromanya berubah menjadi gurih dan menggugah selera.

Setelah matang, oncom berbumbu dicampurkan ke dalam nasi panas. Inilah proses yang disebut “ditutug” atau diaduk hingga merata. Pada masa lalu, pencampuran sering dilakukan menggunakan alat tradisional agar bumbu benar-benar menyatu dengan nasi.

Hasil akhirnya bukan sekadar nasi dengan lauk oncom di atasnya, melainkan nasi yang seluruh bagiannya telah menyerap rasa. Setiap suapan menghadirkan kombinasi gurih, pedas, dan aroma fermentasi yang khas.

Tekstur nasi tutug oncom juga memiliki daya tarik tersendiri. Butiran nasi tetap terasa utuh, sementara oncom memberi kelembutan sekaligus rasa yang lebih kompleks. Kombinasi ini membuat hidangan sederhana terasa kaya tanpa perlu banyak tambahan.



Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Taman Nasional Tesso Nilo Habitat Gajah Sumatra di Tengah Tekanan Deforestasi

Eksplorasi

Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Habitat Penting Orangutan Sumatra dan Satwa Langka

Eksplorasi

Taman Nasional Sembilang Kawasan Lahan Basah Penting yang Menjadi Habitat Burung Migran dan Penyangga Pesisir Sumatra

Eksplorasi

Taman Nasional Berbak, Kawasan Konservasi Penting di Tengah Ancaman Perubahan Iklim

Eksplorasi

Taman Nasional Way Kambas, Pusat Konservasi Gajah dan Harapan Terakhir Satwa Liar Sumatra

Eksplorasi

Pemasangan Iklan

Pilihan Redaksi

Dari Rafflesia hingga Harimau, Pesona Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang Memikat

Eksplorasi

Taman Nasional Kerinci Seblat, Bentang Hutan Terluas yang Menyimpan Kehidupan Liar

Eksplorasi

Taman Nasional Gunung Leuser, Benteng Terakhir Kehidupan Liar di Jantung Sumatra

Eksplorasi

Nuca Molas, Menyimpan Keajaiban Purba Indonesia Era Jurassic Park

Eksplorasi

Ayam Betutu Khas Bali, Kuliner Upacara dengan Cita Rasa Pedas Mendalam

Kuliner

Pemasangan Iklan

Baca Juga

Perguruan Tinggi Swasta Dituntut Lebih Agresif dan Inovatif Menarik Calon Mahasiswa Baru

Edukasi

Strategi Efektif Meningkatkan Omzet UMKM Lewat Advertorial Media Online

Ekonomi

Pentingnya Kehadiran Orang Tua Dampingi Mahasiswa Menuju Masa Depan

Edukasi

Prospek Lulusan dan Dunia Kerja, Menyiapkan Karier Mahasiswa di Era Kompetitif

Edukasi

Tips Memilih Program Studi Terbaik 2026, Panduan Lengkap untuk Calon Mahasiswa

Edukasi

Pemasangan Iklan

Berita Lainnya

10 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2025

Edukasi

KEK Industropolis Batang, Kawasan Industri Manufaktur Modern yang Berkelanjutan

Ekonomi

KEK Edukasi, Teknologi dan Kesehatan, Pusat Pendidikan dan Inovasi Asia Tenggara

Ekonomi

KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam Miliki Fasilitas Medis Setara Singapura dan Malaysia

Ekonomi

KEK Likupang, Destinasi Wisata Maritim Unggulan Kelas Dunia di Sulawesi Utara

Ekonomi

Pemasangan Iklan
Eksplorasi
Lihat Semua