Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Jawa Timur
»
Festival Budaya


Festival Kasada Tengger, Persembahan Suci di Kawah Gunung Bromo

Foto: Bagi masyarakat Tengger, upacara ini merupakan bentuk penghormatan kepada Sang Hyang Widhi serta ungkapan syukur atas berkah yang diberikan kepada mereka
Pedoman Media Siber
Penulis: Joko Yuwono

Tengger, Indonesianer.com -- Upacara Yadnya Kasada Suku Tengger dipusatkan di kawasan Gunung Bromo, tepatnya di Pura Luhur Poten yang berada di lautan pasir kaki gunung, serta di bibir Kawah Bromo. Kawasan ini secara administratif terletak di Jawa Timur, melingkupi empat kabupaten: Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang.

Di tengah lanskap pegunungan yang dramatis di Jawa Timur, masyarakat Suku Tengger setiap tahun menggelar sebuah upacara adat yang telah diwariskan selama berabad-abad. Tradisi tersebut dikenal sebagai Festival Kasada atau Yadnya Kasada, sebuah ritual sakral yang menjadi salah satu warisan budaya paling terkenal di Indonesia. Upacara ini dilaksanakan di kawasan Gunung Bromo dan menjadi puncak perayaan keagamaan masyarakat Tengger yang mendiami wilayah sekitar pegunungan Bromo, Semeru, dan Tengger.

Kasada bukan sekadar festival budaya atau atraksi wisata. Bagi masyarakat Tengger, upacara ini merupakan bentuk penghormatan kepada Sang Hyang Widhi serta ungkapan syukur atas berkah yang diberikan kepada mereka. Ritual tersebut juga menjadi sarana untuk memohon keselamatan, kesejahteraan, dan hasil panen yang baik bagi seluruh komunitas.

Keunikan Festival Kasada terletak pada prosesi persembahan yang dilakukan di kawah Gunung Bromo. Pada malam hingga dini hari, ribuan warga Tengger berkumpul untuk membawa berbagai hasil bumi, ternak, dan sesaji yang kemudian dipersembahkan ke kawah gunung. Pemandangan ini menciptakan suasana yang sakral sekaligus memukau, terutama dengan latar bentang alam vulkanik yang menjadi salah satu ikon wisata Indonesia.

Tradisi Kasada menjadi bukti bahwa hubungan antara manusia, alam, dan kepercayaan masih terjaga kuat dalam kehidupan masyarakat Tengger hingga saat ini. Di tengah modernisasi yang terus berkembang, ritual ini tetap dilaksanakan dengan penuh khidmat dan menjadi bagian penting dari identitas budaya mereka.

Legenda Roro Anteng dan Joko Seger

Asal-usul Festival Kasada tidak dapat dipisahkan dari legenda yang sangat terkenal di kalangan masyarakat Tengger. Menurut cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun, dahulu kala hiduplah pasangan suami istri bernama Roro Anteng dan Joko Seger yang menjadi leluhur masyarakat Tengger.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Baca Juga

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Seren Taun Cigugur Kuningan: Syukuran Panen Masyarakat Sunda

Festival Seren Taun Cigugur Kuningan: Syukuran Panen Masyarakat Sunda

Festival Budaya

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua