Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Fauna
»
Detail Berita


Mengenal Burung Maleo yang Menetaskan Telur di Dalam Pasir

Foto:
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Banggai, Indonesianer.com -- Burung Maleo (Macrocephalon maleo) adalah satwa endemik Pulau Sulawesi. Habitat utamanya tersebar di berbagai kawasan konservasi dan pesisir. Salah satu wilayah persebaran dan konservasi utamanya berada di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Dari ribuan pulau yang membentang di Nusantara, lahir berbagai satwa unik yang tidak ditemukan di tempat lain. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah burung maleo, penghuni hutan tropis Pulau Sulawesi yang memiliki cara berkembang biak sangat berbeda dibandingkan burung pada umumnya. Jika sebagian besar burung mengerami telurnya hingga menetas, maleo justru mempercayakan panas bumi dan sinar matahari sebagai "inkubator alami" bagi generasi berikutnya.

Keunikan tersebut menjadikan burung maleo bukan hanya simbol kekayaan fauna Indonesia, tetapi juga bukti betapa alam Sulawesi menyimpan proses evolusi yang luar biasa. Sayangnya, di balik keistimewaan itu, populasi maleo terus mengalami penurunan akibat rusaknya habitat dan perburuan telur. Kini, satwa endemik ini menjadi salah satu spesies yang paling mendapat perhatian dalam berbagai program konservasi.

Bagi wisatawan pecinta alam, menyaksikan kehidupan burung maleo di habitat aslinya merupakan pengalaman yang langka. Pemandangan ketika burung ini berjalan menuju pantai atau kawasan berpasir panas untuk mengubur telurnya menjadi salah satu atraksi alam paling unik di Indonesia.

Burung Endemik dengan Cara Berkembang Biak yang Tidak Biasa

Burung maleo (Macrocephalon maleo) termasuk keluarga Megapodiidae atau burung gosong, kelompok burung yang terkenal memanfaatkan panas alami untuk menetaskan telur. Namun dibandingkan kerabatnya, maleo memiliki penampilan yang jauh lebih mencolok.

Tubuhnya berukuran sekitar 55 hingga 60 sentimeter dengan bulu dominan berwarna hitam mengilap. Bagian perut berwarna merah muda pucat, sedangkan wajahnya dihiasi kulit berwarna kuning cerah tanpa bulu. Ciri paling khas adalah tonjolan keras menyerupai helm di bagian atas kepala. Bentuk inilah yang membuat maleo mudah dikenali bahkan dari kejauhan.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Baca Juga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua