Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Banten
»
Busana Tradisional


Mengenal Busana Pangsi, Simbol Kesederhanaan dan Identitas Masyarakat Banten

Foto: Busana Pangsi terdiri atas atasan berlengan panjang dan celana longgar yang biasanya dibuat dari kain katun berwarna hitam atau gelap
Pedoman Media Siber

Warna hitam menjadi ciri paling menonjol dari Busana Pangsi Banten. Warna ini bukan sekadar pilihan estetika, melainkan memiliki makna filosofis yang erat dengan kehidupan masyarakat. Hitam melambangkan keteguhan hati, kesederhanaan, ketenangan, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan hidup. Warna tersebut juga dianggap tidak mudah terlihat kotor sehingga sangat sesuai digunakan oleh masyarakat yang sehari-hari bekerja di ladang maupun hutan.

Selain warna hitam, terdapat pula Busana Pangsi berwarna putih yang biasanya dikenakan oleh tokoh agama, sesepuh adat, atau dalam kegiatan keagamaan tertentu. Warna putih melambangkan kesucian, kejujuran, dan niat yang bersih dalam menjalani kehidupan.

Busana Pangsi juga sangat lekat dengan masyarakat Baduy, terutama Baduy Luar. Meskipun masyarakat Baduy memiliki aturan berpakaian yang berbeda sesuai kelompok adatnya, bentuk dasar pakaian sederhana yang longgar menunjukkan adanya hubungan budaya yang kuat dengan tradisi berpakaian masyarakat Sunda Banten secara umum.

Dalam perkembangannya, Busana Pangsi juga menjadi pakaian khas para pendekar Banten. Tradisi pencak silat yang berkembang pesat di daerah ini menjadikan Pangsi sebagai pakaian yang ideal karena memberikan keleluasaan bergerak. Banyak perguruan silat di Banten yang hingga kini masih menggunakan Pangsi sebagai seragam latihan maupun pakaian dalam pertunjukan.

Kelengkapan Busana Pangsi biasanya meliputi ikat kepala atau totopong. Ikat kepala ini memiliki berbagai bentuk dan cara pemakaian sesuai tradisi setempat. Selain berfungsi melindungi kepala dari panas matahari, totopong juga menjadi simbol kehormatan dan kesiapan seseorang dalam menjalankan tugasnya.

Pada beberapa kesempatan adat, pemakai Pangsi juga mengenakan sarung yang diselempangkan di bahu atau dililitkan di pinggang. Sarung tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap busana, tetapi juga memiliki nilai religius karena dapat digunakan saat melaksanakan ibadah.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Baca Juga

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Peristiwa

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Berita Lainnya

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua