Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Kalimantan Barat
»
Geoheritage


Bukit Kelam di Sintang, Batu Raksasa yang Menjadi Ikon Alam Kalimantan Barat

Foto: Wisatawan dapat mencapai puncak melalui susunan tangga batu dan pegangan besi yang disediakan.
Pedoman Media Siber
Penulis: Joko Yuwono

Sintang, Indonesianer.com -- Gunung Kelam atau sering disebut sebagai Bukit Kelam adalah batu monolit raksasa setinggi 1.002 mdpl di Sintang, Kalimantan Barat. Terkenal sebagai salah satu monolit terbesar di dunia, bahkan lebih besar dari Ayers Rock di Australia. Lokasinya berjarak sekitar 20 km dari pusat Kota Sintang dan menjadi habitat bagi tanaman endemik langka seperti Nepenthes clipeata (Kantong Semar)

Di tengah bentang alam Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, berdiri sebuah bukit batu raksasa yang sejak lama menjadi salah satu landmark paling dikenal di wilayah tersebut. Masyarakat setempat mengenalnya sebagai Gunung Kelam, meskipun dalam berbagai literatur geografi dan konservasi kawasan ini lebih sering disebut Bukit Kelam. Apa pun sebutannya, tempat ini merupakan salah satu fenomena geologi paling unik di Indonesia.

Dari kejauhan, Gunung Kelam tampak seperti sebuah dinding batu hitam yang menjulang sendirian di tengah hamparan hutan tropis, lahan pertanian, dan aliran sungai. Bentuknya yang masif membuat siapa pun yang melintasi kawasan Sintang hampir pasti akan langsung mengenalinya. Tidak seperti pegunungan yang terbentuk oleh rangkaian puncak, Gunung Kelam tampil sebagai satu massa batu yang berdiri sendiri sehingga menciptakan siluet yang sangat khas di cakrawala Kalimantan Barat. Kawasan ini berada sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Sintang dan dapat dijangkau melalui perjalanan darat dengan waktu tempuh sekitar setengah jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Keunikan Gunung Kelam terletak pada struktur geologinya. Bukit ini merupakan sebuah monolit granit, yakni bongkahan batu tunggal berukuran sangat besar yang muncul ke permukaan bumi. Monolit seperti ini tergolong langka karena sebagian besar gunung terbentuk dari lapisan batuan yang tersusun secara bertahap. Gunung Kelam justru didominasi oleh satu tubuh batu granit raksasa yang telah mengalami proses geologi selama jutaan tahun. Karakter inilah yang menjadikan Gunung Kelam sering disebut sebagai salah satu monolit terbesar di dunia, sekaligus salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.

Bagi wisatawan, daya tarik Gunung Kelam tidak hanya terletak pada ukurannya yang mengesankan. Kawasan ini juga menawarkan perpaduan antara panorama alam, kekayaan hayati, jalur pendakian, serta suasana hutan tropis yang masih relatif terjaga. Seluruh unsur tersebut menjadikan Gunung Kelam sebagai salah satu destinasi wisata alam paling menarik di Kalimantan Barat.

Keajaiban Geologi dan Kekayaan Hayati yang Menyatu

Gunung Kelam memiliki ketinggian sekitar 1.002 meter di atas permukaan laut. Dari kaki bukit hingga bagian atas, karakter medan berubah secara bertahap. Bagian bawah masih didominasi vegetasi hutan tropis yang lebat, sedangkan semakin tinggi, permukaan batu granit mulai mendominasi lanskap. Pada beberapa sisi bahkan terlihat tebing batu yang hampir tegak lurus, memperlihatkan betapa besarnya massa batu yang membentuk Gunung Kelam.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Artikel ini telah ditayangkan di dengan judul Bukit Kelam di Sintang, Batu Raksasa yang Menjadi Ikon Alam Kalimantan Barat. Baca versi aslinya di sini.

Sorotan


Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Fauna

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Flora

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Baca Juga

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Berita Lainnya

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Tradisi

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua