Keberadaan batu granit raksasa ini bukan hanya menarik bagi para geolog, tetapi juga menciptakan habitat yang unik bagi berbagai jenis flora. Salah satu kekayaan hayati yang paling terkenal adalah keberadaan berbagai spesies kantong semar atau Nepenthes. Gunung Kelam dikenal sebagai salah satu habitat penting tumbuhan karnivora tersebut di Indonesia. Salah satu spesies yang menjadi perhatian dunia adalah Nepenthes clipeata, tumbuhan endemik yang secara alami hanya ditemukan di kawasan Gunung Kelam dan memiliki status konservasi yang sangat tinggi karena populasinya sangat terbatas di alam.
Selain kantong semar, kawasan ini juga menjadi habitat berbagai jenis anggrek liar, lumut, paku-pakuan, dan vegetasi khas hutan hujan tropis dataran rendah. Vegetasi tersebut berkembang mengikuti karakter batuan granit yang keras dan minim tanah, sehingga menciptakan ekosistem yang berbeda dibandingkan kawasan hutan biasa.
Keanekaragaman satwa juga masih dapat dijumpai di kawasan Gunung Kelam. Beberapa jenis mamalia, reptil, burung, serta serangga hidup di kawasan hutan yang mengelilinginya. Burung-burung khas Kalimantan masih sering terdengar di sepanjang jalur pendakian, sementara berbagai jenis kupu-kupu dan serangga hutan menambah warna kehidupan di kawasan ini.
Keindahan Gunung Kelam semakin terasa ketika cuaca cerah. Dari sejumlah titik terbuka, pengunjung dapat menikmati panorama Kabupaten Sintang dengan bentangan Sungai Kapuas dan Sungai Melawi yang mengalir tidak jauh dari kawasan tersebut. Hamparan sawah, kebun, hutan, serta permukiman tampak membentuk mozaik alam yang indah jika dipandang dari ketinggian.
Karena nilai geologi dan keanekaragaman hayatinya yang tinggi, kawasan Gunung Kelam ditetapkan sebagai kawasan konservasi dalam bentuk Taman Wisata Alam. Status ini memberikan perlindungan terhadap ekosistem sekaligus memungkinkan kawasan dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan, penelitian, dan wisata alam yang berkelanjutan.
Pendakian yang Menantang dan Wisata Alam yang Berkesan
Artikel ini telah ditayangkan di dengan judul Bukit Kelam di Sintang, Batu Raksasa yang Menjadi Ikon Alam Kalimantan Barat. Baca versi aslinya di sini.
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:51 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:50 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:47 WIB
Istana Nusantara
19 Jun 2026, 6:15 WIB
Istana Nusantara
19 Jun 2026, 6:12 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:54 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:53 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:52 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:51 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:50 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:13 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:12 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:11 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:10 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 4:55 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 4:55 WIB