Di tengah bentang alam Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, berdiri sebuah bukit batu raksasa yang sejak lama menjadi salah satu landmark paling dikenal di wilayah tersebut. Masyarakat setempat mengenalnya sebagai Gunung Kelam, meskipun dalam berbagai literatur geografi dan konservasi kawasan ini lebih sering disebut Bukit Kelam. Apa pun sebutannya, tempat ini merupakan salah satu fenomena geologi paling unik di Indonesia.
Dari kejauhan, Gunung Kelam tampak seperti sebuah dinding batu hitam yang menjulang sendirian di tengah hamparan hutan tropis, lahan pertanian, dan aliran sungai. Bentuknya yang masif membuat siapa pun yang melintasi kawasan Sintang hampir pasti akan langsung mengenalinya. Tidak seperti pegunungan yang terbentuk oleh rangkaian puncak, Gunung Kelam tampil sebagai satu massa batu yang berdiri sendiri sehingga menciptakan siluet yang sangat khas di cakrawala Kalimantan Barat. Kawasan ini berada sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Sintang dan dapat dijangkau melalui perjalanan darat dengan waktu tempuh sekitar setengah jam, tergantung kondisi lalu lintas.
Keunikan Gunung Kelam terletak pada struktur geologinya. Bukit ini merupakan sebuah monolit granit, yakni bongkahan batu tunggal berukuran sangat besar yang muncul ke permukaan bumi. Monolit seperti ini tergolong langka karena sebagian besar gunung terbentuk dari lapisan batuan yang tersusun secara bertahap. Gunung Kelam justru didominasi oleh satu tubuh batu granit raksasa yang telah mengalami proses geologi selama jutaan tahun. Karakter inilah yang menjadikan Gunung Kelam sering disebut sebagai salah satu monolit terbesar di dunia, sekaligus salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.
Bagi wisatawan, daya tarik Gunung Kelam tidak hanya terletak pada ukurannya yang mengesankan. Kawasan ini juga menawarkan perpaduan antara panorama alam, kekayaan hayati, jalur pendakian, serta suasana hutan tropis yang masih relatif terjaga. Seluruh unsur tersebut menjadikan Gunung Kelam sebagai salah satu destinasi wisata alam paling menarik di Kalimantan Barat.
Keajaiban Geologi dan Kekayaan Hayati yang Menyatu
Gunung Kelam memiliki ketinggian sekitar 1.002 meter di atas permukaan laut. Dari kaki bukit hingga bagian atas, karakter medan berubah secara bertahap. Bagian bawah masih didominasi vegetasi hutan tropis yang lebat, sedangkan semakin tinggi, permukaan batu granit mulai mendominasi lanskap. Pada beberapa sisi bahkan terlihat tebing batu yang hampir tegak lurus, memperlihatkan betapa besarnya massa batu yang membentuk Gunung Kelam.
Artikel ini telah ditayangkan di dengan judul Bukit Kelam di Sintang, Batu Raksasa yang Menjadi Ikon Alam Kalimantan Barat. Baca versi aslinya di sini.
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:51 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:50 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:47 WIB
Istana Nusantara
19 Jun 2026, 6:15 WIB
Istana Nusantara
19 Jun 2026, 6:12 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:54 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:53 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:52 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:51 WIB