Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Jawa Tengah
»
Candi


Mengungkap Sejarah Candi Sewu, Kompleks Buddha di Dataran Prambanan

Foto: Candi Sewu menyimpan kisah panjang mengenai perkembangan agama Buddha Mahayana, kekuasaan Dinasti Syailendra, serta perjalanan sejarah Jawa yang berlangsung lebih dari seribu tahun lalu.
Warta Konsumen Indonesia

Candi utama memiliki denah berbentuk salib dengan beberapa ruang yang terhubung satu sama lain. Struktur bangunannya dibuat dari batu andesit yang dipahat dengan detail tinggi. Berbagai relief dan arca Buddha yang dahulu menghiasi kompleks ini menunjukkan pengaruh kuat tradisi Buddha Mahayana yang berkembang di Asia Tenggara pada masa itu.

Di pintu masuk kompleks terdapat sepasang arca dvarapala atau penjaga gerbang berukuran besar. Patung-patung ini menjadi salah satu ciri khas Candi Sewu dan hingga kini masih dapat dilihat oleh pengunjung. Keberadaan dvarapala menunjukkan konsep perlindungan terhadap kawasan suci sekaligus mempertegas pentingnya kompleks tersebut dalam kehidupan keagamaan masa lalu.

Seperti banyak bangunan kuno di Jawa, Candi Sewu mengalami masa kemunduran setelah pusat kekuasaan Mataram berpindah ke Jawa Timur. Aktivitas vulkanik Gunung Merapi, gempa bumi, serta perubahan politik menyebabkan kompleks ini perlahan ditinggalkan. Selama berabad-abad, sebagian bangunan tertimbun material alam dan mengalami kerusakan. Meskipun demikian, keberadaan situs ini tidak sepenuhnya hilang dari ingatan masyarakat setempat yang tetap mengenalnya melalui berbagai cerita rakyat dan legenda.

Upaya pemugaran mulai dilakukan pada masa kolonial dan berlanjut setelah Indonesia merdeka. Berbagai penelitian arkeologi membantu mengungkap kembali sejarah serta fungsi kompleks ini. Pemugaran yang dilakukan secara bertahap memungkinkan pengunjung masa kini menyaksikan sebagian kemegahan Candi Sewu sebagaimana yang pernah berdiri lebih dari seribu tahun lalu.

Saat ini, Candi Sewu menjadi bagian dari kawasan warisan budaya Dataran Prambanan yang memiliki nilai sejarah dan arkeologi sangat tinggi. Keberadaannya melengkapi pemahaman mengenai perkembangan agama Buddha dan Hindu di Jawa Tengah pada masa klasik. Selain menjadi objek wisata budaya, kompleks ini juga berfungsi sebagai sumber pengetahuan penting bagi para peneliti yang mempelajari sejarah Nusantara.

Mengunjungi Candi Sewu berarti menelusuri salah satu bab penting dalam perjalanan peradaban Indonesia. Di balik deretan batu andesit yang tampak sunyi, tersimpan kisah tentang kejayaan kerajaan kuno, perkembangan ajaran Buddha Mahayana, serta kemampuan masyarakat Jawa abad ke-8 dalam menciptakan karya arsitektur monumental. Sebagai kompleks Buddha raksasa di Dataran Prambanan, Candi Sewu bukan hanya peninggalan masa lalu, tetapi juga warisan budaya yang terus menghubungkan generasi masa kini dengan sejarah panjang Nusantara.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua