Perkawinan keduanya menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Jawa Kuno. Pada masa itu, Wangsa Sanjaya dan Wangsa Syailendra merupakan dua kekuatan besar yang memiliki pengaruh kuat di wilayah Mataram. Hubungan pernikahan antara Rakai Pikatan dan Pramodhawardhani sering dipandang sebagai simbol persatuan politik sekaligus harmoni antara dua tradisi keagamaan yang berkembang di Jawa.
Meskipun tidak terdapat prasasti yang secara eksplisit menyebut bahwa Plaosan dibangun sebagai "monumen cinta", sejumlah ahli berpendapat bahwa kompleks ini memiliki hubungan erat dengan Pramodhawardhani. Beberapa prasasti dari periode tersebut menunjukkan adanya kegiatan pembangunan bangunan suci Buddha pada masa ketika Rakai Pikatan berkuasa. Fakta inilah yang kemudian melahirkan interpretasi bahwa Plaosan menjadi simbol penghormatan seorang raja Hindu kepada permaisurinya yang beragama Buddha.
Interpretasi tersebut semakin menarik karena pada masa yang hampir bersamaan dibangun pula berbagai bangunan keagamaan besar di kawasan Prambanan. Di satu sisi terdapat kompleks Buddha seperti Plaosan dan Sewu, sementara di sisi lain berdiri kompleks Hindu Prambanan yang megah. Keberadaan berbagai bangunan tersebut menunjukkan bahwa kehidupan keagamaan di Jawa abad ke-9 berlangsung dalam suasana yang relatif harmonis.
Plaosan juga memberikan gambaran mengenai tingkat toleransi yang berkembang pada masa Mataram Kuno. Alih-alih saling meniadakan, unsur-unsur Hindu dan Buddha justru berkembang berdampingan. Situasi ini tercermin dalam berbagai peninggalan arkeologi di Dataran Prambanan yang memperlihatkan hubungan erat antara kedua tradisi tersebut.
Karena itulah, kisah Rakai Pikatan dan Pramodhawardhani terus melekat pada Candi Plaosan hingga sekarang. Meskipun sebagian unsur ceritanya merupakan interpretasi sejarah yang berkembang kemudian, Plaosan tetap menjadi simbol kuat mengenai persatuan, penghormatan, dan harmoni dalam kehidupan masyarakat Jawa Kuno.
Keindahan Arsitektur yang Memadukan Pengaruh Buddha dan Jawa Kuno
Museum
29 Mei 2026, 15:43 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:32 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:22 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:15 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:08 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:00 WIB
Perspektif
28 Mei 2026, 17:16 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:57 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:54 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:53 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:52 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:51 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:48 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:45 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:44 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:43 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:42 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:34 WIB