Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Arkeologi
»
Detail Berita


Menelusuri Keindahan Candi Ratu Boko di Atas Bukit Prambanan

Foto: Ratu Boko merupakan kompleks arkeologi yang lebih tepat disebut sebagai kawasan keraton atau pusat aktivitas elite pada masa Jawa Kuno.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Salah satu ikon paling terkenal dari Ratu Boko adalah gerbang utamanya yang megah. Struktur gerbang berundak yang terbuat dari batu andesit ini menjadi simbol yang paling sering muncul dalam berbagai foto dan publikasi mengenai situs tersebut. Gerbang tersebut terdiri atas dua lapis pintu masuk yang tersusun secara simetris dan mencerminkan kemampuan arsitektur tinggi masyarakat Jawa Kuno.

Ketika memasuki kawasan Ratu Boko, pengunjung akan menemukan kompleks yang sangat berbeda dari candi-candi pada umumnya. Tidak terdapat bangunan utama berbentuk menara tinggi seperti di Prambanan atau stupa besar seperti di Borobudur. Sebaliknya, kawasan ini terdiri atas berbagai struktur yang tersebar di area yang luas, memperlihatkan karakter sebuah kompleks hunian atau pusat kegiatan.

Di dalam kawasan terdapat sisa-sisa pendapa yang dahulu kemungkinan digunakan untuk kegiatan resmi atau pertemuan penting. Selain itu, ditemukan pula beberapa kolam yang diyakini memiliki fungsi ritual maupun praktis. Salah satu area yang cukup menarik perhatian adalah kompleks kolam yang sering dikaitkan dengan aktivitas keluarga kerajaan, meskipun fungsi pastinya masih menjadi bahan kajian para ahli.

Berbagai unsur keagamaan juga ditemukan di Ratu Boko. Terdapat gua-gua buatan, area pemujaan, serta peninggalan yang menunjukkan keberadaan aktivitas Hindu maupun Buddha. Temuan-temuan ini memperlihatkan bahwa kehidupan spiritual menjadi bagian penting dari fungsi kawasan tersebut.

Dari sisi arsitektur, Ratu Boko menunjukkan gaya yang berbeda dibandingkan candi-candi besar di sekitarnya. Banyak bangunan menggunakan batu andesit, tetapi tata ruangnya lebih menyerupai kompleks permukiman atau pusat administrasi. Keunikan ini menjadikan Ratu Boko sebagai salah satu situs arkeologi yang sangat penting untuk memahami perkembangan politik dan budaya Jawa Kuno.

Selain nilai sejarahnya, Ratu Boko terkenal karena panorama alamnya yang luar biasa. Banyak wisatawan datang pada sore hari untuk menyaksikan matahari terbenam dari kawasan ini. Dari atas bukit, langit yang perlahan berubah warna berpadu dengan siluet Gunung Merapi dan hamparan Dataran Prambanan menciptakan pemandangan yang memukau.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Heritage Nusantara

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Heritage Nusantara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Heritage Nusantara

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Heritage Nusantara

Pilihan Redaksi

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Heritage Nusantara

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Perspektif

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Kuliner

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Kuliner

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Kuliner

Baca Juga

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Kuliner

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Kuliner

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kuliner

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Kuliner

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Kuliner

Berita Lainnya

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Kuliner

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Kuliner

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Kuliner

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Kuliner

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Kuliner

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua