Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Candi
»
Detail Berita


Candi Singhasari, Peninggalan Agung Kerajaan Singhasari

Foto: Selain nilai arsitektur dan seni, Candi Singhasari memiliki nilai arkeologis yang sangat tinggi.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Candi Singhasari dibangun menggunakan batu andesit dan memiliki karakteristik khas arsitektur Jawa Timur abad ke-13. Struktur bangunannya menjulang tinggi dengan proporsi vertikal yang kuat, mencerminkan perkembangan gaya arsitektur yang berbeda dari candi-candi Jawa Tengah pada periode sebelumnya.

Salah satu ciri yang paling mencolok adalah bentuk tubuh candi yang tampak kokoh dan monumental. Meskipun bagian puncaknya tidak sepenuhnya utuh, sisa bangunan yang masih bertahan memperlihatkan kualitas teknik konstruksi yang sangat baik. Para arsitek dan pemahat masa Singhasari berhasil menciptakan bangunan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat suci, tetapi juga sebagai karya seni monumental.

Pada beberapa bagian candi terdapat relung-relung yang dahulu berisi arca-arca keagamaan. Relung tersebut menunjukkan bahwa bangunan ini memiliki fungsi ritual yang penting. Di sekitar kompleks juga pernah ditemukan sejumlah arca terkenal, termasuk arca Durgā Mahisāsuramardini, Ganesha, dan Agastya yang merupakan bagian dari tradisi pemujaan Hindu Siwa.

Keunikan lain dari Candi Singhasari adalah adanya unsur sinkretisme yang mencerminkan kehidupan keagamaan pada masa Kertanegara. Raja ini diketahui mendorong perpaduan unsur Hindu dan Buddha dalam kehidupan spiritual kerajaan. Karena itu, banyak peninggalan dari masa Singhasari memperlihatkan perpaduan simbol dan konsep dari kedua tradisi tersebut.

Tidak jauh dari candi juga ditemukan dua arca Dwarapala berukuran raksasa yang dikenal sebagai salah satu arca penjaga terbesar dari masa Jawa Kuno. Arca-arca ini diperkirakan berfungsi sebagai penjaga simbolis kawasan suci atau pusat kerajaan. Ukurannya yang sangat besar menunjukkan kemampuan seni pahat yang luar biasa pada masa Singhasari sekaligus menggambarkan kebesaran kerajaan yang pernah berdiri di kawasan tersebut.

Selain nilai arsitektur dan seni, Candi Singhasari memiliki nilai arkeologis yang sangat tinggi. Berbagai penelitian yang dilakukan di kawasan ini membantu para sejarawan memahami struktur pemerintahan, perkembangan agama, serta kehidupan sosial masyarakat Jawa Timur pada abad ke-13. Setiap detail bangunan dan artefak yang ditemukan memberikan petunjuk penting tentang dunia yang melahirkan salah satu kerajaan terbesar di Nusantara.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geosite

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Baca Juga

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Desa Wisata

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Desa Wisata

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Desa Wisata

Berita Lainnya

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Desa Wisata

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Budaya

Keunikan Rumah Adat dan Budaya di Desa Wisata Sade, Nusa Tenggara Barat

Keunikan Rumah Adat dan Budaya di Desa Wisata Sade, Nusa Tenggara Barat

Desa Wisata

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Desa Wisata

Mengenal Desa Wisata Pentingsari, Destinasi Edukasi dan Petualangan Keluarga di Lereng Merapi

Mengenal Desa Wisata Pentingsari, Destinasi Edukasi dan Petualangan Keluarga di Lereng Merapi

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua