Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Geopark
»
Detail Berita


Geopark Maros Pangkep, Negeri Karst Spektakuler yang Menyimpan Jejak Purba Sulawesi

Foto: Kawasan Geopark Maros Pangkep terkenal karena memiliki area karst terluas kedua di dunia setelah China Selatan dan telah diakui secara resmi sebagai bagian dari Taman Bumi Global UNESCO Maros-Pangkep
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor pariwisata berkembang pesat di Maros Pangkep. Pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark semakin meningkatkan perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Wisatawan datang bukan hanya untuk menikmati pemandangan, tetapi juga untuk mempelajari sejarah geologi, budaya lokal, dan warisan prasejarah yang tersimpan di kawasan ini.

Rammang-Rammang menjadi salah satu ikon utama pariwisata geopark. Selain menikmati perjalanan menyusuri sungai, wisatawan dapat menjelajahi perkampungan lokal, menikmati kuliner khas, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Pengalaman tersebut memberikan nilai lebih dibandingkan wisata alam biasa karena menghadirkan hubungan yang lebih dekat antara pengunjung dan kehidupan lokal.

Di sisi lain, berbagai situs gua prasejarah juga mulai dikembangkan sebagai destinasi edukasi. Pengunjung dapat mempelajari bagaimana manusia purba hidup, berburu, dan mengekspresikan diri melalui seni lukis di dinding gua. Aktivitas ini menjadikan wisata geopark tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga edukatif.

Meski demikian, meningkatnya jumlah wisatawan juga menghadirkan tantangan tersendiri. Kawasan karst merupakan lingkungan yang relatif rapuh dan membutuhkan perlindungan yang serius. Kerusakan pada gua, pencemaran sungai, maupun aktivitas yang tidak terkendali dapat mengancam keberlanjutan kawasan dalam jangka panjang.

Karena itu, konsep geopark menempatkan konservasi sebagai fondasi utama pengelolaan kawasan. Pengembangan wisata dilakukan dengan memperhatikan daya dukung lingkungan serta melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Pendekatan ini bertujuan memastikan bahwa manfaat ekonomi dari pariwisata dapat dirasakan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian alam.

Status UNESCO Global Geopark juga membawa tanggung jawab besar bagi seluruh pihak yang terlibat. Pengelola, pemerintah daerah, akademisi, komunitas lokal, dan wisatawan memiliki peran masing-masing dalam menjaga warisan yang sangat berharga ini. Upaya konservasi bukan hanya tentang melindungi batu kapur atau gua purba, tetapi juga menjaga identitas dan sejarah panjang yang melekat pada kawasan tersebut.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Budaya

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geosite

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Baca Juga

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Desa Wisata

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Desa Wisata

Berita Lainnya

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Desa Wisata

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Desa Wisata

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Budaya

Keunikan Rumah Adat dan Budaya di Desa Wisata Sade, Nusa Tenggara Barat

Keunikan Rumah Adat dan Budaya di Desa Wisata Sade, Nusa Tenggara Barat

Desa Wisata

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua