Tari tradisional di Nusantara tidak hanya berfungsi sebagai hiburan atau pertunjukan artistik semata. Di balik setiap gerak, busana, dan iringan musik, tersimpan nilai sejarah, pandangan hidup, serta identitas masyarakat yang membentuknya. Salah satu warisan budaya yang memperlihatkan perpaduan tersebut adalah Tari Gending Sriwijaya dari Sumatera Selatan.
Tarian ini dikenal sebagai representasi keagungan budaya Palembang yang berakar pada memori kolektif tentang kejayaan Sriwijaya. Dalam perkembangannya, Tari Gending Sriwijaya menjadi simbol penyambutan tamu kehormatan sekaligus lambang keramahan masyarakat Sumatera Selatan. Keanggunan gerak penari, busana yang megah, hingga iringan musik yang syahdu menjadikan tarian ini sebagai salah satu heritage budaya Nusantara yang memiliki daya tarik kuat.
Keberadaan Tari Gending Sriwijaya juga menunjukkan bagaimana masyarakat Indonesia menjaga hubungan dengan masa lalu melalui seni pertunjukan. Di tengah modernisasi yang menghadirkan berbagai bentuk hiburan baru, tarian tradisional ini tetap bertahan dan bahkan menjadi wajah budaya daerah pada berbagai kegiatan resmi maupun festival nasional.
Jejak Sejarah dan Lahirnya Tari Gending Sriwijaya
Meski namanya merujuk pada Sriwijaya, Tari Gending Sriwijaya bukan tarian yang berasal langsung dari masa kerajaan tersebut. Tarian ini lahir pada pertengahan abad ke-20 di Palembang sebagai karya budaya yang terinspirasi dari kebesaran Kerajaan Sriwijaya.
Penciptaannya melibatkan sejumlah tokoh seni dan budayawan Sumatera Selatan yang ingin menghadirkan tarian penyambutan dengan identitas lokal yang kuat. Nama “Gending Sriwijaya” berasal dari lagu pengiring yang terlebih dahulu populer dan menggambarkan romantisme kejayaan Sriwijaya sebagai pusat perdagangan dan kebudayaan maritim di Asia Tenggara.
Kuliner
28 Mei 2026, 11:28 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:22 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:12 WIB
Kuliner
24 Mei 2026, 19:46 WIB
Kuliner
24 Mei 2026, 19:42 WIB
Inspirasi
07 Mei 2026, 17:16 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:59 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:58 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:56 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:22 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:07 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 17:45 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 16:35 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 15:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 10:20 WIB
Kuliner
12 Apr 2026, 11:12 WIB
Edukasi
18 Jan 2026, 0:44 WIB
Ekonomi
17 Jan 2026, 23:33 WIB