Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Flora
»
Detail Berita


Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Foto: Bunga ini mekar sangat singkat, biasanya sekitar pukul 9 atau 10 malam, mekar sempurna tengah malam, dan mulai layu saat matahari terbit. Mekarnya yang singkat ini membuatnya mendapat julukan Queen of the Night atau Ratu Malam
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Yang membuat bunga ini begitu terkenal adalah waktu mekarnya. Kuncup yang sebelumnya tertutup rapat mulai membuka ketika matahari terbenam. Proses ini berlangsung perlahan selama beberapa jam hingga mencapai puncak keindahan sekitar tengah malam. Setelah itu, bunga akan mulai layu menjelang pagi dan biasanya sudah menutup kembali ketika matahari bersinar.

Peristiwa mekar yang berlangsung singkat tersebut sering disebut sebagai "one night blooming". Karena tidak berlangsung lama, banyak orang sengaja begadang demi menyaksikan momen langka itu. Bahkan di beberapa daerah, mekarnya Wijaya Kusuma sering dijadikan acara kecil bersama keluarga atau komunitas pecinta tanaman.

Selain cantik dipandang, bunga Wijaya Kusuma juga mengeluarkan aroma harum yang lembut. Wanginya semakin kuat pada malam hari sebagai cara alami untuk menarik perhatian serangga penyerbuk, terutama ngengat yang aktif pada malam hari. Mekanisme ini menjadi salah satu bentuk adaptasi unik yang dimiliki tanaman tersebut.

Tanaman ini termasuk mudah dirawat apabila kebutuhan lingkungannya terpenuhi. Wijaya Kusuma menyukai tempat yang teduh dengan sinar matahari tidak langsung. Media tanam harus memiliki drainase yang baik agar akar tidak mudah membusuk akibat genangan air. Penyiraman dilakukan secukupnya, terutama ketika media mulai mengering.

Perbanyakan tanaman juga tergolong sederhana. Batang yang sehat dapat dipotong kemudian dikeringkan selama beberapa hari sebelum ditanam kembali. Dalam beberapa minggu biasanya akan muncul akar baru yang menandakan tanaman siap tumbuh menjadi individu baru.

Meski demikian, tidak semua Wijaya Kusuma akan berbunga setiap tahun. Tanaman memerlukan kondisi tertentu agar mau menghasilkan kuncup. Faktor usia tanaman, intensitas cahaya, kelembapan udara, serta nutrisi sangat memengaruhi proses pembungaan. Oleh karena itu, keberhasilan membuat Wijaya Kusuma berbunga sering dianggap sebagai prestasi tersendiri oleh para penghobi tanaman.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

Baca Juga

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Berita Lainnya

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua