Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Flora
»
Detail Berita


Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Foto: Bunga ini mekar sangat singkat, biasanya sekitar pukul 9 atau 10 malam, mekar sempurna tengah malam, dan mulai layu saat matahari terbit. Mekarnya yang singkat ini membuatnya mendapat julukan Queen of the Night atau Ratu Malam
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Karena sarat akan simbolisme, banyak orang masih percaya bahwa mekarnya Wijaya Kusuma membawa pertanda baik. Sebagian menganggapnya sebagai lambang datangnya rezeki, keberuntungan, atau kesuksesan. Ada pula yang mengaitkannya dengan keharmonisan keluarga dan ketenangan batin.

Di luar kepercayaan tersebut, Wijaya Kusuma tetap memiliki nilai ilmiah sebagai tanaman hias yang unik. Bunganya menunjukkan bagaimana tumbuhan beradaptasi dengan penyerbuk malam. Mekar dalam waktu singkat memungkinkan tanaman menghemat energi sekaligus memaksimalkan peluang penyerbukan ketika kondisi lingkungan paling mendukung.

Popularitas Wijaya Kusuma juga melahirkan berbagai komunitas penghobi tanaman. Mereka saling berbagi pengalaman mengenai teknik budidaya, pemupukan, hingga cara merangsang pembungaan. Ketika salah satu tanaman berbunga, momen tersebut sering dibagikan melalui media sosial dan menarik perhatian banyak orang.

Bagi dunia pariwisata, Wijaya Kusuma menawarkan potensi yang tidak kalah menarik. Sejumlah kebun botani, taman koleksi, maupun rumah-rumah pecinta tanaman kerap membuka kesempatan bagi pengunjung untuk menyaksikan mekarnya bunga ini secara langsung. Pengalaman tersebut terasa istimewa karena tidak dapat diprediksi setiap hari.

Wisata berbasis flora seperti ini semakin diminati, terutama oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dengan suasana tenang. Menunggu bunga mekar di malam hari memberikan pengalaman berbeda dibandingkan mengunjungi taman bunga pada siang hari. Pengunjung dapat menikmati udara malam, aroma harum bunga, serta proses mekarnya yang berlangsung perlahan dan menenangkan.

Selain menjadi tanaman hias, Wijaya Kusuma juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Tanaman yang sudah dewasa dan rajin berbunga biasanya dihargai lebih mahal dibandingkan tanaman muda. Beberapa kolektor bahkan rela mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan varietas yang memiliki ukuran bunga lebih besar atau warna yang lebih menarik.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

Baca Juga

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Berita Lainnya

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua