Nilai ini terbukti menjadi perekat masyarakat Maluku dalam berbagai situasi. Bahkan ketika pernah terjadi konflik sosial pada akhir abad ke-20, banyak hubungan Pela Gandong tetap bertahan dan menjadi jembatan rekonsiliasi antarwarga. Hal tersebut menunjukkan bahwa adat memiliki kekuatan besar dalam menjaga harmoni sosial.
Selain Pela Gandong, masyarakat Maluku mengenal sistem pemerintahan adat yang dipimpin oleh seorang raja negeri. Sebutan raja di sini bukan berarti kerajaan besar seperti pada masa lampau, melainkan kepala pemerintahan adat yang dipilih berdasarkan garis keturunan atau mekanisme adat tertentu. Raja dibantu oleh para saniri negeri yang berfungsi sebagai lembaga musyawarah adat.
Dalam kehidupan sehari-hari, berbagai upacara adat masih rutin dilaksanakan. Upacara kelahiran, pernikahan, panen, peluncuran perahu baru, hingga kematian memiliki tata cara yang diwariskan secara turun-temurun. Setiap prosesi biasanya diiringi doa, musik tradisional, tarian, dan jamuan makan bersama sebagai lambang rasa syukur.
Kesenian Maluku juga berkembang sangat beragam. Tari Cakalele menjadi salah satu tarian paling terkenal yang menggambarkan keberanian para pejuang Maluku. Para penari mengenakan pakaian perang tradisional sambil membawa parang dan salawaku atau perisai. Gerakannya dinamis, penuh semangat, serta diiringi tabuhan tifa yang menghentak.
Selain Cakalele, terdapat Tari Saureka-Reka yang dimainkan dengan menggunakan batang-batang bambu. Para penari harus bergerak lincah menghindari jepitan bambu yang dibuka dan ditutup secara berirama. Tarian ini melambangkan kerja sama, ketangkasan, dan kegembiraan masyarakat.
Musik tradisional Maluku memiliki karakter yang khas. Alat musik seperti tifa, totobuang, tahuri, dan suling bambu sering dimainkan dalam berbagai acara adat maupun penyambutan tamu. Harmoni musik Maluku lahir dari perpaduan ritme perkusi yang kuat dengan melodi yang lembut. Tidak mengherankan apabila Maluku sering disebut sebagai salah satu daerah dengan tradisi musik terbaik di Indonesia.
Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam
29 Jun 2026, 15:38 WIB
Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi
26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:37 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:36 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:32 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:31 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:29 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Geoheritage
26 Jun 2026, 11:34 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 9:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 8:42 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB