Suku Serawai juga dikenal memiliki adat yang kuat. Dalam kehidupan masyarakatnya, hubungan kekeluargaan dijaga melalui berbagai tradisi yang menekankan rasa saling menghormati. Nilai gotong royong menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam berbagai kegiatan, mulai dari membangun rumah, menggelar pesta pernikahan, hingga membantu keluarga yang sedang mengalami musibah.
Masyarakat Melayu Bengkulu memiliki karakter budaya yang dipengaruhi oleh perkembangan Islam. Hal tersebut tampak pada tata cara pernikahan, kelahiran, hingga perayaan hari besar keagamaan yang dipadukan dengan tradisi lokal. Perpaduan antara nilai agama dan adat menjadikan budaya Bengkulu memiliki warna yang khas.
Salah satu tradisi paling terkenal dari Bengkulu adalah Festival Tabut. Tradisi ini telah berlangsung selama ratusan tahun dan menjadi ikon budaya provinsi tersebut. Festival Tabut dilaksanakan setiap tanggal 1 hingga 10 Muharam sebagai bentuk penghormatan terhadap cucu Nabi Muhammad SAW, Husain bin Ali. Meskipun berasal dari tradisi Syiah yang dibawa oleh para pekerja asal India pada masa lalu, kini Tabut berkembang sebagai warisan budaya masyarakat Bengkulu yang lebih menonjolkan nilai sejarah, seni, dan kebersamaan.
Selama Festival Tabut berlangsung, masyarakat dapat menyaksikan berbagai rangkaian prosesi adat yang dipenuhi simbol-simbol budaya. Atraksi musik tradisional, tari-tarian, pawai budaya, hingga pembuatan bangunan tabut menjadi daya tarik utama yang mampu menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya.
Selain Tabut, terdapat pula berbagai upacara adat yang berkaitan dengan siklus kehidupan manusia. Prosesi pernikahan adat Bengkulu, misalnya, memiliki tahapan yang cukup panjang, mulai dari perkenalan keluarga, lamaran, musyawarah mengenai pernikahan, hingga prosesi akad dan resepsi adat. Setiap tahapan mengandung makna penghormatan terhadap keluarga kedua belah pihak.
Dalam kehidupan agraris, masyarakat pedesaan juga mengenal berbagai ritual sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen. Tradisi tersebut biasanya disertai doa bersama dan makan bersama sebagai simbol kebersamaan seluruh warga desa.
Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam
29 Jun 2026, 15:38 WIB
Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi
26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:37 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:36 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:32 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:31 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:29 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Geoheritage
26 Jun 2026, 11:34 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 9:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 8:42 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB