Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Sumatera Selatan
»
Museum


Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Menjaga Warisan Kesultanan dan Kejayaan Sriwijaya

Foto: Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang memamerkan ratusan koleksi sejarah, mulai dari era Kerajaan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang Darussalam.
Pedoman Media Siber
Penulis: Muslih Badawi

Palembang, Indonesianer.com -- Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang merupakan bekas keraton Kesultanan Palembang yang dibangun ulang oleh pemerintah kolonial pada tahun 1823 dan memamerkan ratusan koleksi sejarah, mulai dari era Kerajaan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang Darussalam.

Di tepian Sungai Musi yang menjadi urat nadi kehidupan Kota Palembang, berdiri sebuah museum yang menyimpan jejak panjang sejarah Sumatera Selatan. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II merupakan salah satu museum terpenting di Palembang karena menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan Kesultanan Palembang Darussalam, Kerajaan Sriwijaya, serta perkembangan budaya masyarakat Sumatera Selatan. Berlokasi tidak jauh dari Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak, museum ini menjadi salah satu destinasi sejarah yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan maupun pelajar yang ingin memahami perjalanan panjang salah satu kota tertua di Indonesia.

Nama museum ini diambil dari Sultan Mahmud Badaruddin II, penguasa Kesultanan Palembang Darussalam yang dikenal karena perlawanannya terhadap kolonialisme Belanda pada awal abad ke-19. Sosoknya memiliki tempat penting dalam sejarah nasional karena menjadi salah satu pemimpin daerah yang gigih mempertahankan kedaulatan wilayahnya dari campur tangan kekuatan kolonial. Penggunaan namanya sebagai identitas museum merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangannya dalam sejarah Palembang.

Museum ini menempati bangunan bersejarah yang usianya jauh lebih tua dibandingkan museum itu sendiri. Gedung yang kini digunakan sebagai museum dibangun pada masa kolonial dan pernah berfungsi sebagai rumah residen atau kantor pejabat kolonial di Palembang. Bangunan tersebut berdiri di lokasi yang dahulu merupakan kawasan Keraton Kuto Lama, istana lama Kesultanan Palembang yang dibangun pada abad ke-18. Setelah Kesultanan Palembang dihapuskan oleh pemerintah kolonial pada tahun 1823, keraton tersebut dihancurkan dan digantikan dengan bangunan administrasi kolonial yang kemudian berkembang menjadi gedung yang masih berdiri hingga saat ini.

Arsitektur bangunannya memperlihatkan perpaduan gaya Eropa dengan unsur arsitektur lokal Palembang. Bentuk bangunan dua lantai dengan pengaruh gaya Indies Empire tersebut dirancang untuk menyesuaikan kondisi iklim tropis sekaligus mempertahankan karakter arsitektur kolonial yang populer pada abad ke-19. Karena nilai sejarah dan arsitekturnya yang tinggi, bangunan museum itu sendiri telah menjadi salah satu artefak penting dalam sejarah Kota Palembang.

Setelah Indonesia merdeka, bangunan ini sempat digunakan untuk berbagai fungsi pemerintahan sebelum akhirnya dialihkan menjadi museum pada tahun 1984. Sejak saat itu, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II berkembang menjadi pusat pelestarian sejarah dan budaya Palembang yang menghubungkan berbagai periode penting, mulai dari masa Sriwijaya, Kesultanan Palembang Darussalam, kolonialisme, hingga era modern.

Menyimpan Jejak Sriwijaya dan Kesultanan Palembang

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Baca Juga

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Seren Taun Cigugur Kuningan: Syukuran Panen Masyarakat Sunda

Festival Seren Taun Cigugur Kuningan: Syukuran Panen Masyarakat Sunda

Festival Budaya

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua