Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Candi
»
DI Yogyakarta


Candi Banyunibo, Keindahan Candi Buddha di Tengah Persawahan

Foto: Candi Buddha peninggalan Mataram Kuno abad ke-9 ini berjarak sekitar 5,6 km ke arah selatan dari Candi Prambanan, dekat dengan kompleks Ratu Boko.
Pedoman Media Siber

Sleman, Indonesianer.com -- Candi Banyunibo terletak di Dusun Cepit, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Buddha peninggalan Mataram Kuno abad ke-9 ini berjarak sekitar 5,6 km ke arah selatan dari Candi Prambanan, dekat dengan kompleks Ratu Boko.

Di antara hamparan sawah hijau dan perbukitan yang mengelilingi wilayah Prambanan, terdapat sebuah candi kecil yang menyimpan pesona tersendiri. Candi Banyunibo merupakan salah satu candi Buddha dari masa Mataram Kuno yang hingga kini masih berdiri dengan anggun. Meskipun ukurannya tidak sebesar Borobudur maupun semegah Prambanan, candi ini menawarkan keindahan yang khas melalui suasana pedesaan yang tenang dan nilai sejarah yang penting.

Nama Banyunibo berasal dari bahasa Jawa yang berarti "air yang menetes". Sebutan tersebut diyakini berkaitan dengan keberadaan sumber air di sekitar kawasan candi pada masa lalu. Letaknya yang berada di tengah area persawahan membuat Candi Banyunibo memiliki pemandangan yang sangat berbeda dibandingkan banyak situs arkeologi lainnya. Pengunjung tidak hanya disuguhi bangunan kuno yang sarat sejarah, tetapi juga panorama alam yang masih asri.

Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-9 Masehi, ketika Kerajaan Mataram Kuno menjadi pusat perkembangan budaya Hindu dan Buddha di Jawa Tengah. Masa tersebut merupakan periode penting dalam sejarah Nusantara karena melahirkan berbagai mahakarya arsitektur yang hingga kini masih menjadi kebanggaan Indonesia.

Keberadaan Candi Banyunibo menunjukkan bahwa perkembangan agama Buddha pada masa itu tidak hanya terpusat pada kompleks besar seperti Borobudur. Di berbagai wilayah sekitar Prambanan dan Sleman juga berdiri bangunan-bangunan suci yang menjadi bagian dari jaringan keagamaan dan budaya yang luas.

Jejak Agama Buddha di Kawasan Prambanan

Candi Banyunibo menjadi bukti bahwa kawasan sekitar Prambanan pada masa Mataram Kuno merupakan wilayah yang memiliki keragaman kehidupan keagamaan. Dalam radius yang relatif dekat, terdapat peninggalan bercorak Hindu maupun Buddha yang menunjukkan adanya hubungan dan interaksi budaya yang kuat antara kedua tradisi tersebut.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Baca Juga

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua