Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Benteng Kolonial
»
Detail Berita


Benteng Rotterdam, Ikon Sejarah yang Tetap Berdiri Kokoh di Makassar

Foto: Dari atas, arsitektur benteng menyerupai penyu yang sedang merayap ke narah laut. Ini melambangkan kekuatan kerajaan di darat maupun di peraira
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Sejak saat itu, benteng berada di bawah kendali VOC. Laksamana Cornelis Speelman kemudian melakukan renovasi besar-besaran terhadap benteng tersebut. Nama benteng pun diubah menjadi Rotterdam, diambil dari nama kota kelahiran Speelman di Belanda. Bentuk benteng diperkuat mengikuti gaya arsitektur militer Eropa sehingga mampu berfungsi sebagai pusat pertahanan sekaligus kantor administrasi VOC di kawasan timur Nusantara.

Keunikan Benteng Rotterdam tidak hanya terletak pada sejarahnya, tetapi juga bentuk arsitekturnya. Jika dilihat dari udara, benteng ini memiliki denah menyerupai seekor penyu yang sedang merangkak menuju laut. Bentuk tersebut dipercaya melambangkan filosofi masyarakat Gowa yang memandang penyu sebagai hewan yang mampu hidup di darat maupun di laut. Filosofi itu mencerminkan identitas Kerajaan Gowa sebagai kerajaan yang kuat di bidang maritim sekaligus agraris.

Dinding benteng memiliki ketebalan sekitar dua meter dengan tinggi mencapai tujuh meter pada beberapa bagian. Batu-batu penyusunnya masih terlihat kokoh meski telah melewati berbagai peristiwa sejarah. Di sekeliling benteng dahulu terdapat parit pertahanan yang semakin memperkuat fungsi militernya.

Kompleks Benteng Rotterdam terdiri atas sejumlah bangunan bergaya kolonial yang tersusun mengelilingi halaman luas. Bangunan-bangunan tersebut dulunya digunakan sebagai gudang senjata, kantor administrasi, rumah pejabat VOC, barak prajurit, hingga ruang tahanan.

Salah satu kisah paling terkenal dari Benteng Rotterdam berkaitan dengan Pangeran Diponegoro. Setelah ditangkap Belanda pada tahun 1830, tokoh besar Perang Jawa tersebut diasingkan ke Makassar. Selama sekitar dua puluh lima tahun hingga wafat pada tahun 1855, Diponegoro menjalani masa pengasingannya di salah satu ruang dalam kompleks Benteng Rotterdam.

Ruangan tempat beliau pernah ditahan kini menjadi salah satu bagian yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Meski sederhana, ruang tersebut menyimpan nilai sejarah yang sangat besar karena menjadi saksi akhir perjuangan salah satu pahlawan nasional terbesar Indonesia.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Baca Juga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua