Meski terlihat berat, paruh dan balung rangkong sebenarnya tersusun dari jaringan ringan yang dipenuhi rongga udara. Hal ini memungkinkan burung tetap mampu terbang dengan lincah di antara tajuk pohon yang tinggi. Kepakan sayapnya menghasilkan suara khas yang bahkan dapat terdengar puluhan meter jauhnya, menjadi salah satu ciri keberadaan rangkong di dalam hutan.
Ukuran tubuh rangkong juga cukup mengesankan. Beberapa spesies memiliki panjang tubuh lebih dari satu meter dengan bentang sayap yang sangat lebar. Warna bulunya didominasi hitam, putih, cokelat, atau kombinasi beberapa warna, sementara bagian paruh sering kali berwarna kuning cerah, jingga, merah, hingga gading.
Sebagian besar waktu rangkong dihabiskan di kanopi hutan. Mereka jarang turun ke tanah karena lebih nyaman berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya menggunakan sayap yang kuat. Hutan tropis dengan pepohonan tinggi menyediakan tempat mencari makan sekaligus lokasi bersarang yang ideal.
Makanan utama rangkong adalah buah-buahan, terutama buah ara atau beringin yang tersedia sepanjang tahun. Namun burung ini juga memakan berbagai jenis buah hutan lainnya, serta sesekali mengonsumsi serangga, kadal kecil, tikus, katak, hingga burung berukuran kecil sebagai sumber protein.
Kemampuan terbang jauh membuat rangkong menjadi penyebar biji yang sangat efektif. Setelah memakan buah, biji-bijian akan keluar bersama kotoran di lokasi yang berbeda, sehingga membantu regenerasi berbagai jenis pohon hutan. Karena peran ekologis yang sangat besar inilah, rangkong sering dijuluki sebagai "petani hutan". Banyak pohon besar bergantung pada burung ini untuk menyebarkan keturunannya ke wilayah baru.
Keunikan rangkong tidak berhenti pada cara mencari makan. Burung ini memiliki salah satu perilaku berkembang biak paling menarik di dunia burung. Ketika musim bertelur tiba, pasangan rangkong akan mencari lubang alami pada batang pohon besar yang telah tua.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB