Keberadaan rangkong menjadi indikator penting kesehatan hutan tropis. Burung ini membutuhkan pohon-pohon besar untuk bersarang sekaligus menghasilkan buah sebagai sumber makanan. Jika populasi rangkong masih melimpah, biasanya kondisi hutan juga masih relatif terjaga.
Sebaliknya, ketika hutan mulai terfragmentasi akibat pembalakan atau pembukaan lahan, populasi rangkong menjadi salah satu yang paling cepat terdampak. Mereka kesulitan menemukan pohon berukuran besar yang memiliki lubang alami untuk bersarang. Selain itu, berkurangnya pohon penghasil buah membuat sumber makanan semakin terbatas.
Perubahan bentang alam menjadi perkebunan monokultur juga menyebabkan rangkong kehilangan jalur terbang antarkawasan hutan. Padahal burung ini terbiasa menjelajah wilayah yang luas setiap hari demi mencari makanan. Fragmentasi habitat membuat populasi menjadi terisolasi sehingga peluang berkembang biak semakin kecil.
Ancaman lain datang dari perburuan. Pada masa lalu, beberapa spesies diburu karena bulu dan balungnya dianggap bernilai tinggi sebagai bahan kerajinan maupun simbol status. Rangkong gading menjadi salah satu korban terbesar karena balungnya yang padat sering diperdagangkan secara ilegal. Meskipun pengawasan semakin diperketat, perdagangan satwa liar masih menjadi tantangan serius di sejumlah wilayah.
Berbagai spesies rangkong kini telah dilindungi oleh hukum Indonesia. Selain itu, beberapa spesies juga masuk dalam daftar satwa yang memerlukan perhatian khusus di tingkat internasional karena populasinya terus menurun. Perlindungan hukum tersebut diharapkan mampu mengurangi perburuan sekaligus menjaga habitat alaminya.
Berbagai taman nasional di Indonesia menjadi benteng terakhir bagi kelangsungan hidup rangkong. Kawasan seperti Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Nasional Sebangau, Taman Nasional Betung Kerihun, Taman Nasional Kutai, hingga sejumlah kawasan konservasi di Papua masih menjadi rumah bagi berbagai spesies rangkong.
Mengenal Tradisi Pemamanen Adat Khas Suku Alas, Ketika Paman Menjadi Tamu Kehormatan
21 Sep 2026, 20:14 WIB
Tradisi 13 Jul 2026, 12:55 WIB
Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB
Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB
Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB
Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB
Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB
Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB
Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB