Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Geopark
»
Detail Berita


Geopark Kaldera Bojonegoro, Lanskap Geologi Purba yang Menyimpan Cerita Bumi di Utara Jawa

Foto: kawasan ini menyimpan potensi geologi yang jauh lebih luas dan menarik untuk dikembangkan sebagai destinasi edukasi dan wisata berbasis alam
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Daya Tarik Wisata dan Peran Masyarakat dalam Pengembangan Geopark

Selain nilai geologinya, Bojonegoro juga memiliki potensi wisata yang sangat kuat untuk mendukung pengembangan geopark. Salah satu lokasi yang paling dikenal adalah Kayangan Api, sebuah fenomena api abadi yang muncul dari sumber gas alam di dalam tanah. Masyarakat setempat telah lama mengenal lokasi ini sebagai tempat yang memiliki nilai sejarah dan budaya, sekaligus menjadi salah satu daya tarik wisata utama di Bojonegoro. Keberadaan Kayangan Api memperlihatkan bagaimana aktivitas geologi bawah tanah masih aktif dan dapat diamati secara langsung oleh pengunjung.

Selain itu, lanskap Sungai Bengawan Solo juga menjadi daya tarik tersendiri. Sungai ini tidak hanya penting secara ekologis dan historis, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata alam yang khas. Di beberapa titik, aliran sungai yang lebar, tebing alami, serta area pertanian di sekitarnya menciptakan pemandangan yang mencerminkan hubungan erat antara manusia dan sungai sebagai sumber kehidupan.

Di wilayah Bojonegoro juga terdapat berbagai kawasan wisata alam lain seperti air terjun, perbukitan, dan area hutan yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari jaringan geosite. Meskipun tidak semuanya berada dalam satu kawasan terpadu, keberagaman ini justru menjadi kekuatan karena menunjukkan variasi bentang alam yang kaya dalam satu wilayah kabupaten.

Pengembangan Geopark Kaldera Bojonegoro tidak dapat dilepaskan dari peran masyarakat lokal. Dalam konsep geopark modern, masyarakat bukan hanya menjadi penonton atau penerima manfaat, tetapi juga aktor utama dalam menjaga dan mengembangkan kawasan. Masyarakat lokal memiliki pengetahuan tradisional tentang lingkungan, sejarah desa, serta cara memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan yang sangat berharga dalam pengelolaan geopark.

Selain itu, sektor ekonomi lokal juga dapat tumbuh melalui pengembangan geopark. Kehadiran wisatawan membuka peluang bagi usaha kecil seperti pemandu wisata lokal, penginapan berbasis masyarakat, kuliner tradisional, hingga produk kerajinan. Namun, pertumbuhan ini harus diimbangi dengan kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan agar tidak terjadi kerusakan pada situs geologi maupun ekosistem sekitarnya.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Istana Raja Bima Asi Mbojo, Simbol Kesultanan di Pulau Sumbawa

Istana Raja Bima Asi Mbojo, Simbol Kesultanan di Pulau Sumbawa

Istana Nusantara

Saoraja Lapinceng, Istana Kerajaan Bone yang Bersejarah

Saoraja Lapinceng, Istana Kerajaan Bone yang Bersejarah

Istana Nusantara

Istana Balla Lompoa, Pusat Kerajaan Gowa yang Sarat Tradisi

Istana Balla Lompoa, Pusat Kerajaan Gowa yang Sarat Tradisi

Istana Nusantara

Dalam Loka Sumbawa, Istana Kayu Terbesar Kebanggaan Nusa Tenggara Barat

Dalam Loka Sumbawa, Istana Kayu Terbesar Kebanggaan Nusa Tenggara Barat

Istana Nusantara

Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Istana Nusantara

Pilihan Redaksi

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Istana Nusantara

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Istana Nusantara

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Budaya

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Baca Juga

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Berita Lainnya

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geopark

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua