Terletak di Gresik, Jawa Timur, kawasan ini dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mengintegrasikan sektor industri, logistik, dan infrastruktur pelabuhan dalam satu kesatuan yang sinergis.
Dengan luas area mencapai 2.961 hektar, JIIPE menjadi kawasan industri terbesar di Jawa Timur, dan salah satu yang paling kompetitif di Indonesia.
Keberadaan kawasan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional melalui peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, dan pengembangan sektor-sektor strategis.
Salah satu keunggulan JIIPE adalah infrastruktur yang terintegrasi dan modern. Kawasan ini dilengkapi dengan pelabuhan laut dalam yang memiliki panjang dermaga total 6.200 meter dan kedalaman hingga -16 meter LWS, mampu melayani kapal berukuran besar hingga 100.000 DWT.
Pelabuhan ini terhubung langsung dengan jaringan jalan tol dan kereta api, sehingga memudahkan distribusi barang ke berbagai wilayah domestik dan internasional.
Kawasan ini dirancang sebagai kawasan industri terintegrasi dengan infrastruktur multimoda yang lengkap, termasuk koneksi langsung ke jaringan Tol Trans Jawa dan jalur kereta api yang secara signifikan memperlancar logistik dan distribusi barang.
JIIPE juga menyediakan fasilitas utilitas lengkap, seperti pasokan listrik, air bersih, dan gas industri, serta sistem pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.
Pelayanan perizinan satu pintu melalui Online Single Submission (OSS) dan fasilitas KLIK (Kawasan Industri Layanan Izin Konstruksi), semakin mempermudah investasi dan pengembangan di kawasan ini.
JIIPE dirancang untuk mendukung berbagai sektor industri strategis termasuk smelter yang menjadi salah satu sektor unggulan di JIIPE. Di kawasan ini terdapat juga beberapa industri kimia, petrokimia, dan industri elektronik.
JIIPE juga menyediakan fasilitas untuk industri manufaktur elektronik dan otomotif dengan orientasi pasar ekspor dan substitusi impor. Sementara pengembangan sektor energi terbarukan dan infrastruktur pendukung lainnya menjadi fokus dalam mendukung keberlanjutan industri di kawasan ini.
Diversifikasi sektor ini tidak hanya meningkatkan daya saing JIIPE di pasar global, tetapi juga menciptakan ekosistem industri yang saling mendukung dan berkelanjutan.
Sejak beroperasi penuh tahun 2022, JIIPE telah memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian lokal dan nasional. Hingga 2024, kawasan ini telah menyerap sekitar 187.000 tenaga kerja dari berbagai sektor industri, dengan proyeksi total penyerapan tenaga kerja mencapai hampir 200.000 orang pada 2030.
Sinergi antara sektor industri dan komunitas lokal menciptakan model pembangunan inklusif yang dapat menjadi contoh positif bagi kawasan industri lainnya di Indonesia.
Sebagai hasilnya, pada 18 Juli 2024 JIIPE meraih penghargaan sebagai KEK Industri Terbaik dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Penghargaan ini diberikan karena JIIPE telah menunjukkan komitmen dalam menerapkan praktik kawasan industri yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta menarik minat investor. Sebuah pengakuan atas komitmen dan kinerja dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di sektor industri. (*)
Kuliner
28 Mei 2026, 11:28 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:22 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:12 WIB
Kuliner
24 Mei 2026, 19:46 WIB
Kuliner
24 Mei 2026, 19:42 WIB
Inspirasi
07 Mei 2026, 17:16 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:59 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:58 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:56 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:22 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 18:07 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 17:45 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 16:35 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 15:57 WIB
Eksplorasi
22 Apr 2026, 10:20 WIB
Kuliner
12 Apr 2026, 11:12 WIB
Edukasi
18 Jan 2026, 0:44 WIB
Ekonomi
17 Jan 2026, 23:33 WIB