Asal-usul Sasando diwariskan melalui berbagai cerita rakyat yang hidup di tengah masyarakat Rote. Salah satu kisah yang paling dikenal menceritakan tentang seorang pemuda bernama Sangguana yang memperoleh inspirasi mengenai bentuk dan nada Sasando melalui pengalaman mimpi. Dari pengalaman tersebut, lahirlah alat musik yang kemudian menjadi bagian penting budaya lokal.
Terlepas dari unsur legenda, keberadaan Sasando diperkirakan telah dikenal sejak berabad-abad lalu di Pulau Rote. Instrumen ini berkembang sebagai alat musik petik yang digunakan untuk mengiringi nyanyian, tarian, maupun kegiatan sosial masyarakat.
Nama “Sasando” dipercaya berasal dari istilah dalam bahasa Rote yang berkaitan dengan bunyi atau alat yang bergetar. Penamaan tersebut menggambarkan prinsip dasar instrumen ini sebagai penghasil resonansi musikal.
Keunikan Sasando paling mudah terlihat pada bentuk fisiknya. Bagian utama alat musik ini terdiri dari tabung bambu yang dikelilingi senar-senar dengan jumlah tertentu. Di bagian luar terdapat anyaman daun lontar yang dibentuk menyerupai kipas atau wadah melengkung.
Daun lontar memiliki fungsi penting sebagai resonator yang memperkuat serta memperindah suara senar. Pemanfaatan material alami ini menunjukkan pengetahuan lokal masyarakat Rote mengenai akustik, bahkan jauh sebelum konsep tersebut dipahami melalui pendekatan ilmiah modern.
Cara memainkan Sasando juga memerlukan keterampilan khusus. Pemain menggunakan kedua tangan untuk memetik senar dari arah yang berbeda, menghasilkan kombinasi melodi, harmoni, dan ritme secara bersamaan. Teknik ini membuat Sasando mampu menghadirkan bunyi yang kaya dan kompleks.
Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam
29 Jun 2026, 15:38 WIB
Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi
26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:37 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:36 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:32 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:31 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:29 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Geoheritage
26 Jun 2026, 11:34 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 9:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 8:42 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB