Pembangunan keraton dilakukan pada masa pemerintahan Sultan Syafiuddin yang masih berada di bawah pengawasan ibunya karena naik takhta pada usia muda. Oleh karena itu, Keraton Kaibon menjadi tempat tinggal sang ratu sekaligus pusat kegiatan keluarga kerajaan.
Pada masa itu, Kesultanan Banten sedang menghadapi berbagai tekanan politik yang berasal dari campur tangan kolonial Belanda. Situasi tersebut menyebabkan hubungan antara kesultanan dan pemerintah kolonial semakin tegang. Meskipun demikian, Keraton Kaibon tetap dibangun sebagai simbol kehormatan keluarga kerajaan dan menunjukkan bahwa Kesultanan Banten masih memiliki kedudukan yang penting.
Arsitektur keraton memperlihatkan perpaduan unsur lokal, Islam, dan pengaruh Eropa yang mulai masuk ke lingkungan kerajaan pada masa tersebut. Kompleksnya terdiri atas berbagai bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal, ruang pertemuan, halaman, serta fasilitas pendukung lainnya.
Namun kejayaan Keraton Kaibon tidak berlangsung lama. Pada tahun 1832, ketika Belanda semakin memperkuat kontrolnya atas wilayah Banten, kompleks keraton mengalami penghancuran sebagai bagian dari upaya mengakhiri kekuasaan Kesultanan Banten. Peristiwa tersebut menyebabkan sebagian besar bangunan keraton rusak dan tidak pernah dibangun kembali seperti semula.
Akibatnya, yang tersisa hingga kini hanyalah reruntuhan yang menjadi pengingat akan berakhirnya salah satu kesultanan paling berpengaruh di Jawa bagian barat.
Menelusuri Reruntuhan yang Sarat Makna Sejarah
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 6:08 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:59 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:58 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:51 WIB
Festival Budaya
14 Jun 2026, 12:50 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:48 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:47 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:42 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 10:33 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:19 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:17 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 8:52 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 20:08 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 19:45 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 19:33 WIB