Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Purbakala
»
Detail Berita


Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Foto: Salah satu temuan paling terkenal di situs ini adalah kerangka manusia purba yang diperkirakan berusia 9.500 tahun yang sering disebut sebagai "Mbah Sayem".
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Pacitan, Indonesianer.com -- Situs Song Terus adalah sebuah gua prasejarah dan situs arkeologi penting yang berlokasi di Dusun Weru, Desa Wareng, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Situs ini terletak di kawasan karst Gunung Sewu dan menjadi bukti hunian manusia purba sejak 350.000 hingga 5.000 tahun yang lalu.

Di balik bentang alam karst yang membentang di selatan Pulau Jawa, Kabupaten Pacitan menyimpan salah satu situs prasejarah paling penting di Indonesia. Di antara puluhan gua yang tersebar di kawasan Gunung Sewu, Situs Song Terus menempati posisi yang sangat istimewa. Gua ini bukan sekadar rongga alam di antara tebing kapur, melainkan arsip sejarah yang merekam perjalanan panjang kehidupan manusia sejak puluhan ribu tahun silam.

Berbeda dengan banyak situs prasejarah lain yang hanya menghasilkan temuan terbatas, Song Terus menyimpan lapisan budaya yang sangat kaya. Penggalian arkeologi selama beberapa dekade berhasil mengungkap berbagai artefak, sisa fauna, jejak aktivitas manusia, hingga kerangka manusia prasejarah yang menjadi bukti penting tentang kehidupan penghuni gua pada masa lampau. Berkat temuan-temuan tersebut, Song Terus kini dikenal sebagai salah satu laboratorium alam yang memiliki nilai ilmiah tinggi bagi penelitian prasejarah di Asia Tenggara.

Situs ini berada di Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, wilayah yang memang telah lama dikenal sebagai kawasan penting dalam kajian arkeologi Indonesia. Lanskap karst Gunung Sewu menyediakan ratusan gua dan ceruk batu yang sejak ribuan tahun lalu menjadi tempat berlindung sekaligus ruang hidup manusia. Kondisi alam yang relatif stabil membuat banyak tinggalan budaya dapat bertahan hingga sekarang sehingga memberikan gambaran yang semakin lengkap mengenai kehidupan masyarakat prasejarah.

Nama Song Terus mulai mendapat perhatian luas setelah penelitian arkeologi dilakukan secara intensif sejak dekade 1990-an. Namun sebenarnya kawasan Punung sendiri telah lama dikenal para peneliti sebagai salah satu pusat penemuan artefak batu prasejarah di Indonesia. Penelitian yang terus berlangsung kemudian memperlihatkan bahwa Song Terus memiliki urutan lapisan budaya yang panjang, sehingga mampu menggambarkan perubahan lingkungan sekaligus perkembangan cara hidup manusia dari waktu ke waktu.

Keistimewaan Song Terus tidak hanya terletak pada banyaknya benda yang ditemukan, tetapi juga pada kondisi lapisan tanahnya yang relatif utuh. Setiap lapisan menyimpan informasi mengenai aktivitas manusia pada masa yang berbeda. Para arkeolog dapat mempelajari perubahan teknologi, pola makan, lingkungan, hingga kebiasaan masyarakat prasejarah berdasarkan posisi artefak dan sisa-sisa organik yang ditemukan di dalam gua.

Berbagai temuan di Song Terus menunjukkan bahwa gua ini pernah digunakan sebagai tempat hunian dalam kurun waktu yang sangat panjang. Di dalamnya ditemukan alat-alat batu, alat dari tulang, sisa pembakaran, cangkang moluska, tulang berbagai jenis satwa, serta pecahan gerabah dari lapisan yang lebih muda. Semua temuan tersebut memberikan gambaran bahwa penghuni gua mampu memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Festival Pesona Tambora, Mengenang Letusan yang Pernah Mengguncang Dunia

Festival Pesona Tambora, Mengenang Letusan yang Pernah Mengguncang Dunia

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Festival Danau Limboto, Merayakan Pesona Warisan Budaya Gorontalo

Festival Danau Limboto, Merayakan Pesona Warisan Budaya Gorontalo

Festival Budaya

Karapan Sapi Madura, Balapan Sapi Tradisional yang Sarat Prestise Budaya

Karapan Sapi Madura, Balapan Sapi Tradisional yang Sarat Prestise Budaya

Festival Budaya

Istana Raja Bima Asi Mbojo, Simbol Kesultanan di Pulau Sumbawa

Istana Raja Bima Asi Mbojo, Simbol Kesultanan di Pulau Sumbawa

Istana Nusantara

Saoraja Lapinceng, Istana Kerajaan Bone yang Bersejarah

Saoraja Lapinceng, Istana Kerajaan Bone yang Bersejarah

Istana Nusantara

Istana Balla Lompoa, Pusat Kerajaan Gowa yang Sarat Tradisi

Istana Balla Lompoa, Pusat Kerajaan Gowa yang Sarat Tradisi

Istana Nusantara

Baca Juga

Dalam Loka Sumbawa, Istana Kayu Terbesar Kebanggaan Nusa Tenggara Barat

Dalam Loka Sumbawa, Istana Kayu Terbesar Kebanggaan Nusa Tenggara Barat

Istana Nusantara

Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Istana Nusantara

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Istana Nusantara

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Istana Nusantara

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Budaya

Berita Lainnya

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua