Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Bangka Belitung
»
Fauna


Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Foto: Panjang tubuhnya hanya berkisar antara 12 hingga 15 cm, namun memiliki kaki dan ekor yang sangat panjang untuk membantunya melompat antar dahan
Pedoman Media Siber
Penulis: Netty Aprilia

Pangkalpinanng, Indonesianer.com -- Mentilin atau tarsius Bangka (Tarsius bancanus saltator) adalah primata endemik dan maskot resmi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hewan nokturnal ini berukuran sangat mungil serta terkenal karena mata besarnya dan kemampuan memutar kepala hingga 180 derajat seperti burung hantu.

Di balik rimbunnya hutan Pulau Bangka, hidup seekor primata mungil yang jarang terlihat manusia. Mentilin atau Tarsius Bangka menjadi satwa endemik yang memikat perhatian karena matanya yang besar, kemampuan melompat luar biasa, serta perannya sebagai penjaga keseimbangan ekosistem hutan yang masih tersisa.

Mentilin atau Tarsius Bangka (Tarsius bancanus saltator) merupakan salah satu primata terkecil di Indonesia yang hanya dapat dijumpai di wilayah tertentu di Pulau Bangka. Satwa ini termasuk ke dalam kelompok tarsius, primata nokturnal yang telah menghuni kawasan Asia Tenggara sejak jutaan tahun lalu. Keberadaannya menjadi bukti bahwa Pulau Bangka bukan hanya terkenal sebagai penghasil timah atau destinasi pantai berpasir putih, tetapi juga menyimpan kekayaan hayati yang luar biasa.

Berbeda dengan primata lain seperti monyet atau lutung yang aktif pada siang hari, mentilin mulai beraktivitas ketika matahari terbenam. Saat malam tiba, ia keluar dari tempat persembunyiannya untuk mencari berbagai jenis serangga sebagai makanan utama. Kehidupan yang berlangsung dalam gelap membuat satwa ini sangat bergantung pada pendengaran tajam, penglihatan malam yang luar biasa, serta kemampuan melompat dari satu pohon ke pohon lain.

Bagi wisatawan pecinta alam, mentilin menjadi salah satu daya tarik unik yang menunjukkan bahwa Pulau Bangka memiliki pesona wisata berbasis konservasi. Walaupun tidak mudah ditemukan di alam liar, kisah kehidupan satwa kecil ini memberikan pengalaman berbeda dalam memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan tropis Indonesia.

Mata Besar, Lompatan Cepat, dan Kehidupan yang Misterius

Mentilin memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil dibandingkan primata lainnya. Panjang tubuhnya hanya sekitar 10 hingga 15 sentimeter, belum termasuk ekor yang dapat mencapai hampir dua kali panjang badannya. Beratnya pun hanya berkisar antara 100 hingga 150 gram sehingga mudah bersembunyi di balik ranting dan dedaunan.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Fauna

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Flora

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Baca Juga

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Berita Lainnya

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Tradisi

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua