Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Bangka Belitung
»
Kuliner


Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Foto: Kuahnya berwarna kuning cerah karena kaya akan kunyit, serta memiliki perpaduan rasa asam segar dan pedas yang berasal dari potongan nanas, air asam, dan terasi
Pedoman Media Siber
Penulis: Netty Aprilia

Pangkalpinanng, Indonesianer.com -- Lempah Kuning merupakan salah satu kuliner paling ikonik dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat pesisir selama bergenerasi.

Hidangan berkuah kuning ini memadukan kesegaran ikan laut, rempah-rempah Nusantara, serta cita rasa asam dan pedas yang menyegarkan. Perpaduan tersebut menjadikan Lempah Kuning bukan sekadar makanan sehari-hari, melainkan juga simbol kedekatan masyarakat Bangka Belitung dengan laut yang menjadi sumber kehidupan mereka. Di berbagai rumah makan hingga dapur keluarga, sajian ini hampir selalu hadir sebagai menu utama yang mampu memanjakan lidah sekaligus menghadirkan pengalaman kuliner yang autentik.

Bagi masyarakat Bangka Belitung, Lempah Kuning memiliki posisi yang sangat istimewa. Hidangan ini kerap disajikan saat makan bersama keluarga, acara adat, hingga menjamu tamu dari luar daerah. Meski terlihat sederhana, proses pembuatannya membutuhkan perhatian terhadap keseimbangan rasa agar karakter khasnya tetap terjaga. Keunikan tersebut membuat Lempah Kuning tidak pernah kehilangan penggemar, bahkan semakin dikenal sebagai salah satu kuliner yang wajib dicicipi ketika berkunjung ke Bangka Belitung.

Lempah Kuning dikenal sebagai masakan berkuah yang menggunakan ikan laut sebagai bahan utama. Jenis ikan yang dipakai cukup beragam, mulai dari kakap, tenggiri, kerapu, hingga ikan kuwe, tergantung hasil tangkapan nelayan dan ketersediaan di pasar. Kesegaran ikan menjadi faktor utama yang menentukan kualitas rasa karena hidangan ini memang dirancang untuk menonjolkan cita rasa alami dari hasil laut.

Kuah kuningnya berasal dari penggunaan kunyit segar yang dihaluskan bersama berbagai bumbu lain seperti bawang merah, bawang putih, cabai, lengkuas, dan terasi. Beberapa keluarga juga menambahkan kemiri untuk menghasilkan tekstur kuah yang sedikit lebih kaya. Aroma rempah yang muncul saat bumbu ditumis menjadi ciri khas awal sebelum kuah mulai dimasak.

Salah satu unsur penting dalam Lempah Kuning adalah penggunaan bahan pemberi rasa asam. Masyarakat Bangka Belitung umumnya memakai asam nanas, asam jawa, atau asam kandis sesuai dengan resep keluarga masing-masing. Kehadiran rasa asam inilah yang membuat kuah terasa ringan sekaligus menyegarkan sehingga sangat cocok dipadukan dengan ikan laut.

Selain ikan, berbagai sayuran juga sering dimasukkan ke dalam kuah. Nanas menjadi pelengkap yang paling populer karena memberikan rasa manis alami sekaligus memperkuat sensasi asam segar. Ada pula yang menambahkan tomat, terong, daun kemangi, okra, atau belimbing wuluh untuk memberikan variasi rasa. Meskipun komposisinya berbeda-beda, karakter utama Lempah Kuning tetap terjaga sebagai hidangan berkuah segar dengan dominasi rempah.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Fauna

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Flora

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Baca Juga

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Berita Lainnya

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Tradisi

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua