Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Candi
»
Jawa Timur


Candi Pari, Warisan Hindu-Buddha di Sidoarjo yang Menawan

Foto: Salah satu hal yang menarik adalah adanya pengaruh gaya arsitektur dari wilayah Asia Tenggara daratan, seperti Champa.
Pedoman Media Siber

Sidoarjo, Indonesianer.com -- Candi Pari terletak di Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Candi Sari merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang dibangun sekitar tahun 1371 M pada masa Raja Hayam Wuruk.

Di Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berdiri sebuah candi yang menjadi salah satu peninggalan penting masa akhir Kerajaan Majapahit. Candi Pari dikenal sebagai bangunan suci bercorak Hindu-Buddha yang memperlihatkan karakter khas arsitektur Majapahit di luar pusat ibu kota Trowulan. Dengan bentuknya yang kokoh, sederhana, namun tetap anggun, candi ini menjadi saksi bisu kehidupan religius dan agraris masyarakat Jawa Timur pada abad ke-14 Masehi.

Candi Pari berada tidak jauh dari kawasan yang kini dikenal luas karena perubahan lanskap besar di Sidoarjo, namun secara historis wilayah ini telah lama menjadi bagian dari jaringan budaya Majapahit. Pada bagian ambang pintu candi terdapat angka tahun 1293 Saka yang setara dengan 1371 Masehi, menunjukkan bahwa bangunan ini didirikan pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, salah satu periode puncak kejayaan Majapahit.

Berbeda dengan banyak candi besar di Trowulan yang berfungsi sebagai gerbang atau bangunan simbolik kerajaan, Candi Pari memiliki karakter yang lebih tenang dan lokal. Bangunan ini diduga berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat agraris, yang menjadikan pertanian sebagai fondasi utama kehidupan ekonomi dan sosial mereka. Hal ini membuat Candi Pari sering dipahami sebagai simbol keseimbangan antara spiritualitas dan kesejahteraan alam.

Jejak Majapahit dan Nilai Kehidupan Agraris

Candi Pari dibangun pada masa ketika Majapahit berada dalam kondisi stabil dan berkembang sebagai kekuatan besar di Nusantara. Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, kerajaan ini mencapai puncak pengaruh politik, ekonomi, dan budaya yang luas, sebagaimana tercatat dalam berbagai sumber sejarah seperti Negarakertagama.

Keunikan Candi Pari terletak pada kisah dan konteks sosial yang melingkupinya. Dalam tradisi lokal yang berkembang, candi ini dikaitkan dengan cerita tentang tokoh-tokoh masyarakat yang berjasa dalam bidang pertanian. Kisah tersebut mencerminkan betapa pentingnya sektor agraris dalam kehidupan Majapahit, terutama di wilayah dataran rendah seperti Sidoarjo yang subur dan menjadi lumbung pangan.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Baca Juga

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua