Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Maluku
»
Benteng Kolonial


Benteng Wokam Kota Lama, Pertahanan VOC di Gerbang Kepulauan Aru Maluku

Foto: Beberapa catatan sejarah menyebut jejak awal juga ditinggalkan oleh bangsa Portugis, benteng ini merupakan satu-satunya tinggalan struktur benteng kolonial yang tersisa dan masih dapat ditemukan bentuk fisiknya di Kepulauan Aru
Pedoman Media Siber

Kepulauan Aru, Indonesianer.com -- Benteng Wokam atau dikenal juga dengan Benteng Kota Lama adalah situs peninggalan sejarah kolonial yang dibangun pada tahun 1659 di Desa Wisata Wokam, Pulau Wokam, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Benteng ini menjadi saksi bisu awal mula kekuasaan kolonial Belanda di wilayah Kepulauan Aru.

Di ujung tenggara Maluku, Kepulauan Aru menyimpan banyak kisah yang belum banyak dikenal publik. Gugusan pulau yang berbatasan dengan Laut Arafura ini lebih sering diidentikkan dengan kekayaan laut, hutan tropis, dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Namun, di balik lanskap alamnya yang memesona, Aru juga memiliki warisan sejarah yang menjadi saksi perjalanan panjang perdagangan rempah, hasil laut, hingga persaingan bangsa-bangsa Eropa di kawasan timur Nusantara. Salah satu peninggalan yang masih berdiri sebagai penanda masa lalu tersebut adalah Benteng Wokam.

Benteng ini berada di Pulau Wokam, salah satu pulau utama di Kepulauan Aru yang letaknya berdekatan dengan Kota Dobo. Meski ukurannya tidak sebesar benteng-benteng kolonial di Ambon, Banda Neira, atau Ternate, keberadaan Benteng Wokam memiliki nilai sejarah yang penting karena menjadi bagian dari jaringan pertahanan sekaligus pengawasan perdagangan di wilayah Laut Arafura. Benteng ini mengingatkan bahwa Kepulauan Aru pernah menjadi kawasan strategis yang diperebutkan berbagai kekuatan kolonial karena kekayaan alamnya, terutama mutiara, teripang, sirip ikan hiu, kayu, serta berbagai komoditas laut lainnya.

Hingga kini, Benteng Wokam masih menjadi salah satu destinasi sejarah yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi lain Kepulauan Aru. Suasana tenang, lingkungan pesisir yang alami, dan sisa-sisa bangunan benteng menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan objek wisata modern. Setiap sudutnya seolah menyimpan cerita tentang kapal-kapal dagang yang pernah berlabuh, prajurit kolonial yang berjaga, hingga masyarakat lokal yang menjalani kehidupan di tengah perubahan zaman.

Benteng Wokam juga memperlihatkan bagaimana sejarah Indonesia tidak hanya dibentuk oleh kota-kota besar, tetapi juga oleh pulau-pulau kecil yang memiliki posisi penting dalam jalur pelayaran internasional. Karena itulah, benteng ini menjadi bagian dari identitas sejarah Kepulauan Aru yang layak dikenalkan kepada masyarakat luas.

Dari Pos Perdagangan Menjadi Benteng Pertahanan

Sejak berabad-abad silam, Kepulauan Aru telah dikenal sebagai wilayah penghasil berbagai komoditas bernilai tinggi. Letaknya yang berada di jalur pelayaran menuju Papua dan Australia Utara menjadikan kawasan ini ramai dikunjungi pedagang dari berbagai daerah di Nusantara maupun mancanegara. Orang Bugis, Makassar, Melayu, hingga pedagang dari Asia Timur pernah singgah untuk memperoleh hasil laut yang melimpah.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Fauna

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Flora

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Baca Juga

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Berita Lainnya

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Tradisi

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua