Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Bengkulu
»
Benteng Kolonial


Mengenal Benteng Marlborough, Jejak Kekuasaan Inggris di Pesisir Bengkulu

Foto: Benteng Marlborough di Bengkulu merupakan heritage kolonial yang merekam kehadiran Inggris di Nusantara pada abad ke-18.
Pedoman Media Siber

Sejarah Benteng Marlborough berkaitan erat dengan kepentingan Inggris di Sumatra pada akhir abad ke-17 dan awal abad ke-18. Saat itu, East India Company atau EIC berusaha memperluas pengaruh dagangnya di Asia, termasuk memperoleh akses terhadap perdagangan lada yang berkembang pesat di pantai barat Sumatra.

Bengkulu dipilih karena memiliki posisi strategis sekaligus hubungan perdagangan yang penting dengan wilayah penghasil lada. Sebelum pembangunan Marlborough, Inggris telah memiliki pos dagang dan benteng sederhana di kawasan tersebut, tetapi dianggap belum cukup kuat untuk menghadapi ancaman serangan maupun persaingan dengan kekuatan Eropa lain.

Pembangunan Benteng Marlborough dimulai pada 1713 dan selesai sekitar 1719 di bawah pengawasan Gubernur Joseph Collett. Nama “Marlborough” diambil dari gelar Duke of Marlborough, tokoh militer Inggris terkenal pada masa itu. Penamaan tersebut memperlihatkan ambisi politik sekaligus simbol kehormatan yang ingin ditampilkan Inggris melalui benteng tersebut.

Benteng dibangun menghadap laut dengan posisi yang memungkinkan pengawasan terhadap pelayaran dan aktivitas pesisir. Dari lokasi ini, pihak Inggris dapat memantau pergerakan kapal sekaligus melindungi pusat administrasi dan gudang perdagangan yang berada di sekitarnya.

Secara arsitektural, Benteng Marlborough memperlihatkan karakter pertahanan Eropa abad ke-18 dengan denah menyerupai kura-kura jika dilihat dari atas. Bentuk tersebut bukan sekadar estetika, melainkan strategi militer yang memungkinkan pertahanan dari berbagai arah. Benteng dilengkapi bastion pada sudut-sudutnya serta parit pertahanan yang dahulu berfungsi menghambat serangan musuh.

Kompleks Marlborough memiliki dua lapis gerbang yang dihubungkan jembatan melintasi parit. Sistem pertahanan berlapis tersebut memperlihatkan keseriusan Inggris dalam menjadikan benteng ini sebagai pusat kekuasaan regional.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Baca Juga

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Peristiwa

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Berita Lainnya

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua