Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Jelajah
»
Detail Berita


Mengenal Benteng Marlborough, Jejak Kekuasaan Inggris di Pesisir Bengkulu

Foto: Benteng Marlborough di Bengkulu merupakan heritage kolonial yang merekam kehadiran Inggris di Nusantara pada abad ke-18.
Pemasangan Iklan
Oleh : Puji Kriswindarti

Dalam sejarah Bengkulu, Benteng Marlborough juga memiliki hubungan dengan periode pemerintahan Inggris yang kemudian diasosiasikan dengan tokoh seperti Stamford Raffles. Meskipun Raffles datang jauh setelah benteng selesai dibangun, masa administrasinya turut memperkuat citra Bengkulu sebagai wilayah penting Inggris di Sumatra. (indonesia.go.id)

Pada 1824, melalui Perjanjian London antara Inggris dan Belanda, Bengkulu akhirnya diserahkan kepada Belanda sebagai bagian dari pertukaran wilayah kolonial. Sejak saat itu, fungsi Marlborough mengalami perubahan di bawah administrasi baru sebelum kemudian melewati masa pendudukan Jepang dan Indonesia merdeka. (kemdikbud.go.id)

Meski mengalami berbagai perubahan kekuasaan, struktur utama benteng tetap bertahan hingga sekarang. Kondisi ini menjadikan Marlborough sebagai salah satu benteng kolonial dengan tingkat keutuhan yang relatif baik di Indonesia.

Bagi dunia heritage, Benteng Marlborough memiliki nilai yang besar karena merepresentasikan lapisan sejarah yang tidak banyak dimiliki situs lain. Ia memperlihatkan periode kolonial Inggris yang sering kurang mendapat perhatian dibanding sejarah VOC atau Belanda.

Namun seperti banyak bangunan tua lain, benteng menghadapi tantangan pelestarian. Faktor cuaca pesisir, kelembapan, dan tekanan aktivitas manusia dapat memengaruhi kondisi struktur bangunan.

Tantangan lain berkaitan dengan cara publik memahami heritage kolonial. Sebagian masyarakat masih melihat benteng kolonial hanya sebagai peninggalan asing tanpa memahami konteks sosial dan ekonomi yang melatarbelakanginya.



Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Pindang Patin Khas Palembang, Harmoni Asam Pedas dari Tepian Sungai Musi

Kuliner

Sate Lilit Bali dan Keunikan Teknik Memasak Tradisional Pulau Dewata

Kuliner

Nasi Goreng, Hidangan Rumahan yang Menjadi Ikon Kuliner Indonesia

Kuliner

Mie Aceh dan Pengaruh Jalur Perdagangan terhadap Kuliner Serambi Mekkah

Kuliner

Tinutuan Manado, Bubur Sehat dengan Jejak Budaya Khas Sulawesi Utara

Kuliner

Pemasangan Iklan

Pilihan Redaksi

Dr Agus Ujianto Kembali Dipercaya Nahkodai Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Inspirasi

Taman Nasional Batang Gadis, Kawasan Pegunungan Menjaga Keanekaragaman Hayati

Eksplorasi

Taman Nasional Siberut, Hutan Tropis dengan Keanekaragaman Hayati Endemik

Eksplorasi

Taman Nasional Tesso Nilo Habitat Gajah Sumatra di Tengah Tekanan Deforestasi

Eksplorasi

Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Habitat Penting Orangutan Sumatra dan Satwa Langka

Eksplorasi

Pemasangan Iklan

Baca Juga

Taman Nasional Sembilang Kawasan Lahan Basah Penting yang Menjadi Habitat Burung Migran dan Penyangga Pesisir Sumatra

Eksplorasi

Taman Nasional Berbak, Kawasan Konservasi Penting di Tengah Ancaman Perubahan Iklim

Eksplorasi

Taman Nasional Way Kambas, Pusat Konservasi Gajah dan Harapan Terakhir Satwa Liar Sumatra

Eksplorasi

Dari Rafflesia hingga Harimau, Pesona Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang Memikat

Eksplorasi

Taman Nasional Kerinci Seblat, Bentang Hutan Terluas yang Menyimpan Kehidupan Liar

Eksplorasi

Pemasangan Iklan

Berita Lainnya

Taman Nasional Gunung Leuser, Benteng Terakhir Kehidupan Liar di Jantung Sumatra

Eksplorasi

Nuca Molas, Menyimpan Keajaiban Purba Indonesia Era Jurassic Park

Eksplorasi

Ayam Betutu Khas Bali, Kuliner Upacara dengan Cita Rasa Pedas Mendalam

Kuliner

Perguruan Tinggi Swasta Dituntut Lebih Agresif dan Inovatif Menarik Calon Mahasiswa Baru

Edukasi

Strategi Efektif Meningkatkan Omzet UMKM Lewat Advertorial Media Online

Ekonomi

Pemasangan Iklan
Eksplorasi
Lihat Semua