Dalam sejarah Bengkulu, Benteng Marlborough juga memiliki hubungan dengan periode pemerintahan Inggris yang kemudian diasosiasikan dengan tokoh seperti Stamford Raffles. Meskipun Raffles datang jauh setelah benteng selesai dibangun, masa administrasinya turut memperkuat citra Bengkulu sebagai wilayah penting Inggris di Sumatra.
Pada 1824, melalui Perjanjian London antara Inggris dan Belanda, Bengkulu akhirnya diserahkan kepada Belanda sebagai bagian dari pertukaran wilayah kolonial. Sejak saat itu, fungsi Marlborough mengalami perubahan di bawah administrasi baru sebelum kemudian melewati masa pendudukan Jepang dan Indonesia merdeka.
Meski mengalami berbagai perubahan kekuasaan, struktur utama benteng tetap bertahan hingga sekarang. Kondisi ini menjadikan Marlborough sebagai salah satu benteng kolonial dengan tingkat keutuhan yang relatif baik di Indonesia.
Bagi dunia heritage, Benteng Marlborough memiliki nilai yang besar karena merepresentasikan lapisan sejarah yang tidak banyak dimiliki situs lain. Ia memperlihatkan periode kolonial Inggris yang sering kurang mendapat perhatian dibanding sejarah VOC atau Belanda.
Namun seperti banyak bangunan tua lain, benteng menghadapi tantangan pelestarian. Faktor cuaca pesisir, kelembapan, dan tekanan aktivitas manusia dapat memengaruhi kondisi struktur bangunan.
Tantangan lain berkaitan dengan cara publik memahami heritage kolonial. Sebagian masyarakat masih melihat benteng kolonial hanya sebagai peninggalan asing tanpa memahami konteks sosial dan ekonomi yang melatarbelakanginya.
Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam
29 Jun 2026, 15:38 WIB
Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi
26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:37 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:36 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:32 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:31 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:29 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Geoheritage
26 Jun 2026, 11:34 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 9:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 8:42 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB