Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Sulawesi Selatan
»
Purbakala


Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Foto: Signifikansi Sejarah: Lukisan di gua ini menjadi salah satu karya seni dan jejak peradaban manusia tertua di dunia, membuktikan bahwa manusia purba telah mendiami kawasan nusantara puluhan ribu tahun yang lalu
Warta Konsumen Indonesia

Cap tangan yang ditemukan di Leang Jarie dibuat dengan teknik yang relatif sederhana tetapi membutuhkan pemahaman yang baik mengenai bahan pewarna dan permukaan batu. Telapak tangan ditempelkan pada dinding atau langit-langit gua, kemudian pigmen berwarna merah disemburkan sehingga menghasilkan siluet negatif. Teknik ini dikenal luas dalam seni cadas prasejarah dan ditemukan pula di sejumlah situs lain di dunia, tetapi usia cap tangan di Leang Jarie menjadikannya memiliki nilai yang luar biasa dalam sejarah perkembangan seni manusia.

Menariknya, beberapa cap tangan di kawasan Maros–Pangkep memiliki bentuk jari yang tampak meruncing atau menyerupai cakar. Ciri khas tersebut juga ditemukan di Leang Jarie. Para peneliti belum dapat memastikan makna di balik bentuk tersebut, tetapi keberadaannya menunjukkan bahwa para pembuatnya tidak sekadar meninggalkan jejak fisik, melainkan kemungkinan juga menyampaikan simbol atau gagasan tertentu melalui karya seni yang mereka buat.

Menyimpan Cerita Puluhan Ribu Tahun di Balik Dinding Batu

Keistimewaan Leang Jarie tidak hanya terletak pada usia lukisannya, tetapi juga pada konteks kawasan tempat gua ini berada. Maros–Pangkep merupakan salah satu wilayah dengan konsentrasi seni cadas tertinggi di dunia. Ratusan gua telah ditemukan di kawasan ini dan banyak di antaranya menyimpan cap tangan, gambar hewan, maupun bentuk-bentuk geometris yang berasal dari berbagai periode prasejarah.

Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa tradisi melukis di dinding gua berlangsung dalam rentang waktu yang sangat panjang. Generasi demi generasi manusia terus menggunakan gua-gua ini sebagai ruang budaya. Ada kemungkinan setiap kelompok masyarakat memiliki tradisi, makna, atau tujuan yang berbeda ketika membuat lukisan, meskipun hingga kini sebagian besar masih menjadi misteri karena tidak adanya catatan tertulis dari masa tersebut.

Para arkeolog meyakini bahwa seni cadas bukan sekadar hiasan dinding. Lukisan-lukisan itu kemungkinan berkaitan dengan kehidupan sosial, ritual, identitas kelompok, atau cara manusia memahami lingkungan sekitarnya. Walaupun makna pastinya sulit dipastikan, keberadaan karya-karya tersebut menunjukkan bahwa manusia yang hidup puluhan ribu tahun lalu telah memiliki kemampuan berpikir abstrak, berkomunikasi melalui simbol, serta mengekspresikan gagasan yang melampaui kebutuhan hidup sehari-hari.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

★★★★★

Sorotan


Menyelami Adat dan Budaya Bengkulu, Harmoni Tradisi dan Kehidupan Masyarakat

Menyelami Adat dan Budaya Bengkulu, Harmoni Tradisi dan Kehidupan Masyarakat

Tradisi 13 Jul 2026, 12:55 WIB

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Pilihan Redaksi

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Baca Juga

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Berita Lainnya

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua