Di tengah kawasan yang kaya akan peninggalan sejarah di sekitar Prambanan, terdapat sebuah candi Buddha yang sering luput dari perhatian wisatawan. Padahal, bangunan ini menyimpan keunikan yang tidak dimiliki banyak candi lain di Indonesia. Candi Sojiwan, yang terletak di Desa Kebondalem Kidul, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, merupakan salah satu candi Buddha dari masa Mataram Kuno yang terkenal karena relief-reliefnya yang mengisahkan berbagai cerita moral dan kebijaksanaan.
Lokasinya berada tidak jauh dari kompleks Candi Prambanan dan Candi Plaosan. Kedekatan geografis ini menunjukkan bahwa kawasan Prambanan pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi merupakan pusat penting perkembangan agama, budaya, dan arsitektur di Jawa Kuno. Dalam radius beberapa kilometer saja berdiri berbagai bangunan suci Hindu dan Buddha yang menjadi bukti kemajuan peradaban pada masa itu.
Meski ukuran Candi Sojiwan tidak sebesar Borobudur atau Sewu, nilai sejarah dan artistiknya sangat tinggi. Para arkeolog menganggap Sojiwan sebagai salah satu contoh penting perkembangan arsitektur Buddha di Jawa Tengah menjelang akhir masa kejayaan Wangsa Syailendra dan awal dominasi Wangsa Sanjaya. Selain itu, relief-relief yang menghiasi bagian kaki candi menjadi sumber informasi berharga mengenai nilai-nilai moral yang diajarkan kepada masyarakat pada masa lalu.
Keindahan Sojiwan tidak hanya terletak pada bentuk bangunannya yang proporsional, tetapi juga pada pesan-pesan kemanusiaan yang dipahat dalam batu lebih dari seribu tahun lalu. Kisah-kisah yang tergambar pada reliefnya menunjukkan bahwa candi bukan sekadar tempat ibadah, melainkan juga sarana pendidikan moral bagi masyarakat Jawa Kuno.
Setelah melalui perjalanan panjang, kerusakan akibat gempa bumi, serta proses pemugaran yang memakan waktu bertahun-tahun, Candi Sojiwan kini kembali berdiri dengan megah dan menjadi salah satu warisan budaya penting yang memperkaya lanskap sejarah Dataran Prambanan.
Jejak Sejarah Buddha di Kawasan Prambanan
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB